Senin, 25 Januari 2021 20:09

​Kota Batu Kembali Zona Merah Karena Penurunan Kasus Probable Belum Mencapai 50 Persen

Minggu, 02 Agustus 2020 10:31 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Agus Salimullah
​Kota Batu Kembali Zona Merah Karena Penurunan Kasus Probable Belum Mencapai 50 Persen
Ilustrasi. (by freepik).

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Status Kota Batu yang sebelumnya sudah oranye, kini kembali berstatus zona merah Covid-19. Salah satu penyebabnya, yakni adanya penurunan kasus probable dari puncak kasus belum mencapai 50 persen.

"Saat ini penurunan kasus probable masih mencapai 26 persen. Ditambah adanya kenaikan jumlah kematian kasus confirm," ujar M. Chori, Jubir Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, Minggu (2/8/2020).

Selain karena penurunan kasus probable yang masih 26 persen dan kenaikan jumlah kematian akibat confirm positif Covid-19, status zona merah Kota Batu juga diakibatkan positif rate yang masih jauh lebih tinggi dari target yang seharusnya 5 persen.

Hingga saat ini, jumlah pasien confirm positif di Kota Batu sebanyak 170 orang. Pasien yang sembuh 142 orang, meninggal 11 orang, dirawat di RS 6 orang, isolasi mandiri di rumah 6 orang, dan isolasi di shelter 5 orang.

Bersama Kota Batu, ada 8 daerah lainnya di Jatim yang juga masuk zona merah, yakni Kota Pasuruan, Kota Malang, Jombang, Kota Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Kabupaten serta Kota Mojokerto.

Kendati zona merah, hampir semua tempat wisata di Kota Batu sudah beroperasi kembali, termasuk hotel, dan restoran. Saat ini, masa transisi New Normal telah masuk dalam fase ke-IV. Segala kegiatan yang mengundang banyak orang hanya dibatasi maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan, seperti pernikahan, khitanan, dan lainnya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

Disinggung tentang kematian akibat Covid-19 yang disertai dengan komorbid diabetes dan hipertensi, M. Chori mengakui bahwa pola di Kota Batu hampir sama dengan di Jawa Timur. Prevalensi hipertensi di Kota Batu menurut riset kesehatan dasar tahun 2013 mencapai hampir 30-an persen. Demikian juga dengan Diabetes Melitus (DM). (asa/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 07 Januari 2021 16:58 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pamekasan dalam masa pandemi ini tetap bertekad memberikan wahana hiburan rekreasi sekaligus olahraga, terutama bagi anak-anak dan usia dini.Melalui kapasitas dan potensi...
Minggu, 17 Januari 2021 10:07 WIB
Oleh: M. Aminuddin --- Peneliti Senior Institute for Strategic and Development Studies (ISDS)--- Di awal tahun 2021 ini Kemendikbud telah merelease tekadnya untuk melanjutkan apa yang disebutnya sebagai transformasi pendidikan dan pemaju...
Sabtu, 16 Januari 2021 19:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*50. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa kaana mina aljinni fafasaqa ‘an amri rabbihi afatattakhidzuunahu wadzurriyyatahu awliyaa-a min duunii wahum lakum ‘aduwwun bi/sa lil...
Sabtu, 26 Desember 2020 12:03 WIB
Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam tentang kehidupan sehari-hari. Diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) dan pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur Wono...