Jumat, 07 Mei 2021 23:18

Disparporahub Bondowoso Dianggap Lecehkan Komisi III DPRD

Minggu, 18 Januari 2015 21:44 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Sugiyanto
Disparporahub Bondowoso Dianggap Lecehkan Komisi III DPRD
Program tahun kunjungan wisata Bondowoso yang dianggap merubah anggaran. Sugiyanto/BangsaOnline

BONDOWOSO (BangsaOnline) - Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Drs. H. Syamsul Hadi Merdeka mengaku tidak habis pikir atas perubahan anggaran sebesar Rp. 600 juta di Dinas Pariwisata dari dana APBD tahun 2014.

Sebab menurutnya, dana tersebut seharusnya dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur kepariwisataan di wilayah Kecamatan Sumber Wringin sebagaimana hal itu tertuang dalam rapat Pandangan Akhir Tahun Anggaran antara DPRD dan Pemerintah Daerah. Namun Anggaran senilai Rp. 600 juta itu menurut Syamsul Hadi dipergunakan untuk kegiatan yang lain yakni untuk kegiatan promosi kepariwisataan.

"Dari hasil rapat evaluasi serapan anggaran APBD tahun 2014 dengan Disparporahub, Kita menemukan pemindahan dana sebesar Rp. 600 juta oleh Disparporahub. Kita melihat ini sebagai bentuk yang tidak wajar. Sebab, pemindahan itu tidak melalui mekanisme yang benar," ujar Samsul Minggu (18/1).

Anggaran untuk kegiatan promosi wisata, seharusnya dianggarkan apabila infrastruktur kepariwisataan di Bondowoso sudah baik.

BACA JUGA : 

Ketua DPRD Gelar Serap Aspirasi di Tancak Kembar, Sekaligus Promosikan Wisata

Sekaligus Serap Aspirasi, Ketua DPRD Bondowoso Touring Bareng Komunitas Honda CB

Wakil Ketua DPRD Bondowoso Mengundurkan Diri, Diganti Sesama Kader PKS

RAPBD Bondowoso Tetap Dibahas, Ancaman Sia-sia karena Sekwan Tak Dicopot

"La, ini apanya yang mau dipromosikan, wisata yang mana, ini kan sama dengan orang mau beli sate sementara kambingnya masih belum ada," cetusnya.

Komisi III pada tahun 2014 sudah sepakat bahwa anggaran sebesar itu dialokasikan untuk peningkatan infrastruktur wisata, bahkan hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama di komisi III dan Disparporahub.

Selanjutnya kesepakatan itu dibawa ke rapat Panitia Anggaran yang kemudian menjadi keputusan. Namun pada saat dilakukan evaluasi, hal tersebut tidak muncul.

"Yang muncul adalah kegiatan promosi wisata dengan anggaran yang cukup besar," katanya.

Pada saat komisi III meminta penjelasan dari Disparporahub saat rapat evaluasi, Disparporahub mengaku tidak tahu.

"Nah dari pada simpang siur, kita akan panggil mereka. Kalau sudah kita panggil, pasti kita lakukan verifikasi, beda antara memanggil dan mengundang," jelas Syamsul.

Apabila nanti ditemukan adanya pelanggaran, komisi III bisa mengeluarkan rekomendasi baik berupa rekomendasi politis, Administratif hingga rekomendasi yudikatif.

"Kalau memang ada pelanggaran hukum, ya kita serahkan ke pihak berwenang”, lanjutnya.

Sementara itu menurut Andi Hermanto, wakil Ketua Komisi III yang juga ketua FPDIP, setelah ia mencermati atau mengevaluasi hal tersebut ia menilai bahwa Disparporahub telah melecehkan komisi III.

"Ini jelas melecehkan, kita tak tau apakah ini kelalaian Kepala Dinasnya atau Banggarnya," tegas Ketua Fraksi PDIP itu.

Oleh karena itu komisi III sepakat untuk memanggil untuk menanyakan kenapa tidak masuk dalam anggaran.

"kenapa ada perubahan dari kesepakatan. Kita juga perintahkan untuk hentikan program promosi wisata tahun 2015 sebesar Rp. 1 Miliar," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Disparporahub, Sigit Purnomo, mengaku sudah berkonsultasi dengan tim anggaran dan melakukan perbaikan.

"Ya, sudah kita konsultasikan dengan tim anggaran dan kita lakukan perbaikan," pungkasnya 

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...