Jumat, 07 Mei 2021 22:12

Program Listrik Desa Rp 5 M Disorot Komisi II DPRD Bondowoso

Kamis, 09 April 2015 17:05 WIB
Editor: Revol
Wartawan: Sugiyanto
Program Listrik Desa Rp 5 M Disorot Komisi II DPRD Bondowoso
Ady Kriesna, Ketua Komisi II DPRD Bondowoso. (Sugiyanto/BANGSAONLINE)

BONDOWOSO (BANGSAONLINE.com) - Program listrik desa yang menelan dana hingga Rp 5 miliar lebih di Kabupaten Bondowoso ternyata belum dinikmati warga. Hal ini diketahui saat Komisi II DPRD Bondowoso melakukan sidak ke beberapa desa penerima program.

Ketua Komisi II DPRD Bondowoso Ady Kriesna, mengatakan berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, dari 18 titik yang mendapat program listrik desa, hanya ada dua dusun yang listriknya sudah menyala.

“Harusnya pemda bersama PLN segera mempercepat proses realisasi program ini. Karena ukuran keberhasilannya dilihat jika listrik menyala, bukan hanya sekedar terpasang jaringannya,” ujar Ady Kriesna asal politisi Golkar ini kepada wartawan kemaren saat dikonfirmasi di ruang kerjanya.

Menurut Ady Kriesna, Pemkab Bondowoso khususnya Kabag Perekonomian terksan tak serius mengerjakan program ini. Padahal, masih ada sekitar 190 dusun yang belum tersentuh listrik.

BACA JUGA : 

TMMD Bondowoso, Prajurit Bangun PAUD untuk Masyarakat

Tekan Angka Stunting, 15 Desa Didampingi GAIN dari Swiss

Pendamping Desa Harus Dukung Resolusi Tuntas Bupati Bondowoso

Padat Karya Tunai, Program Cerdas Ala Presiden Jokowi

“Persoalannya kan tinggal mengalirkan listrik, karena jaringan sudah terpasang. Apalagi anggaran sudah dikeluarkan, tapi listriknya tidak menyala. Bagian perekonomian harus bertanggung jawab,” imbuhnya.

Dengan adanya temuan ini, Komisi II DPRD Bondowoso akan mengevaluasi kembali kinerja Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso. Selain itu, Ady Kriesna juga menyatakan, Komisi II akan mempertimbangkan kembali pelaksanaan program listrik desa di tahun ini.

Menurutnya, berdasarkan pantauan dilapangan dari 18 dusun yang mendapat program listrik desa di 2014 , baru dua dusun yang listriknya sudah menyala yaitu Dusun Karang Kotong, Desa Sumber Sari, Kecamatan Maesan dan Desa Jati Tamban Kecamatan Wringin.

Sementara 16 dusun lainnya baru terpasang jaringannya. Padahal, program ini sudah menelan anggaran sebesar Rp 5,8 miliar lebih, yang bersumber dari APBD Kabupaten 2014.

Sementara untuk 2015, Bagian Perekonomian Pemkab Bondowoso juga telah mengajukan anggaran sebesar Rp 3,2 miliar untuk memasok listrik di 7 Dusun yaitu Dusun Kebun Kresek, Guweh, Kedawung, Sukobiyung, Pandien, Taman Accem dan Dusun Cangkring

Suami Takut Istri
Kamis, 06 Mei 2021 18:19 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dalam seminar bertema gender, Gus Dur ditanya seorang peserta. Pertanyaannya sangat sensitif dan pribadi. “Gus, katanya beberapa kiai juga takut pada istri. Apa Gus Dur juga takut pada istri?,” tanya orang itu....
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Jumat, 07 Mei 2021 06:07 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Wartawan kondang Dahlan Iskan mencatat dua waswas setelah pengumuman pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2021 ternyata minus hampir 1 persen.Apa saja? Silakan baca tulisan wartawan kawakan itu di HARIAN BANGSA dan BANGSA...
Rabu, 28 April 2021 14:16 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*61. falammaa balaghaa majma’a baynihimaa nasiyaa huutahumaa faittakhadza sabiilahu fii albahri sarabaanMaka ketika mereka sampai ke pertemuan dua laut itu, mereka lupa ikannya, lalu (ikan) itu melompat mengamb...
Jumat, 07 Mei 2021 10:42 WIB
Selama Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) d...