Rabu, 15 Juli 2020 10:01

​Seminggu Berlalu, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batu Mandek di Angka 12

Sabtu, 30 Mei 2020 15:49 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Agus Salimullah
​Seminggu Berlalu, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kota Batu Mandek di Angka 12
Khamim Tohari, Anggota DPRD Batu.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Ada perkembangan positif dalam penanganan Covid-19 di Kota Batu. Sejak 23 Mei 2020 hingga 30 Mei 2020, tidak ada tambahan lagi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Jumlahnya mandek di angka 12 pasien.

Hal ini menuai respons positif dari Khamim Tohari, Anggota DPRD Kota Batu dari Fraksi PDI-P. "Mudah-mudahan warga Kota Batu bisa menaati anjuran pemerintah dan mau membantu untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Saya yakin dengan kesadaran masyarakat, Covid-19 di Kota Batu akan berhenti dan masyarakat bisa beraktivitas seperti dulu lagi dan perekonomian bisa normal kembali," ujarnya Sabtu (30/5/2020).

Harapan serupa, juga dilontarkan Arif Erwinadi, Warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji. Ia katakan, tidak adanya tambahan warga yang terkonfirmasi positif selama lebih seminggu, menandakan sesuatu hal yang positif terkait penanganan Covid-19 di Kota Batu.

"Saya berharap ke depan warga tetap mematuhi imbauan pemerintah terkait social distancing, dan selalu memakai masker apabila keluar rumah agar New Normal segera bisa terwujud," harapnya.

Sekadar diketahui, sejak tanggal 23 Mei 2020, data warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kota Batu sebanyak 12 orang. Rinciannya, 8 orang dalam perawatan, 1 orang isolasi mandiri, 2 orang sembuh, dan 1 meninggal dunia. Angka itu,  bertahan hingga tanggal 30 Mei atau seminggu lebih. Tidak hanya itu, sejak 23 Mei 2020 angka PDP hingga 30 Mei hanya meningkat 8 orang.

Dikonfirmasi terpisah, dr. Endang, Sekretaris Gugas (Gugus Tugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu mengatakan, masih perlu tambahan waktu minimal 14 hari sejak kasus positif terakhir ditemukan. Jika tidak bertambah, dapat diartikan transmisi lokal berhenti.

"Maka untuk amannya, perlu pengamatan selama sebulan dengan kondisi aktivitas sudah seperti biasa, tetapi protokol kesehatan tetap ditaati," tuturnya. (asa/zar)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 13 Juli 2020 22:40 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...