Sabtu, 15 Agustus 2020 15:11

Halau Pemudik, Kota Blitar Siagakan Petugas di Stasiun dan Terminal

Senin, 27 April 2020 16:48 WIB
Editor: Nizar Rosyidi
Wartawan: Akina Nur Alana
Halau Pemudik, Kota Blitar Siagakan Petugas di Stasiun dan Terminal
Petugas gabungan dari Polri-TNI bersama Pemkot Blitar saat meninjau posko terpadu Covid-19.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di Kota Blitar, petugas gabungan dari Polri-TNI bersama Pemkot Blitar melakukan upaya ekstra. Utamanya, menghalau pemudik dan warga dari zona merah yang hendak masuk ke Kota Blitar.

Plt Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan, Pemkot Blitar bersama TNI dan Polri mendirikan posko di Stasiun Blitar dan Terminal Patria Kota Blitar.

"Ini untuk memantau warga yang baru mudik, langsung kita bawa ke tempat karantina. Di sana dideteksi, kalau kondisinya sehat diperbolehkan pulang untuk karantina mandiri sesuai protokol kesehatan. Tapi kalau memang terindikasi, harus tinggal di rumah karantina selama 14 hari," ungkap Santoso, Senin (27/4/2020).

Sementara untuk wilayah perbatasan masuk Kota Blitar, pihaknya tidak mendirikan posko khusus untuk penyekatan kendaraan. Santoso beralasan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemkab Blitar yang sudah mendirikan 7 pos check point masuk wilayah kabupaten. Jika sudah disekat di perbatasan kabupaten, otomatis tidak akan bisa masuk ke Kota Blitar karena lokasi Kota Blitar berada di tengah-tengah wilayah Kabupaten Blitar.

"Kami koordinasi dengan Forpimda Kabupaten Blitar, mereka mendirikan 7 pos pengecekan untuk kendaraan yang akan masuk. Nah, karena posisi kita berada di tengah-tengah wilayah kabupaten, jika sudah disekat di wilayah kabupaten otomatis tidak akan bisa masuk Kota Blitar," tegasnya.

Terpisah, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan, sejak 1-24 April 2020 tercatat sebanyak 1.176 orang dari luar daerah masuk ke Kota Blitar lewat terminal dan stasiun. Rinciannya, pemudik lewat terminal 219 orang dan pemudik lewat stasiun 957 orang.

Sebagian besar pemudik, langsung pulang ke rumah masing-masing dan menjalankan isolasi mandiri setelah dilakukan tes kesehatan. Sementara, ada yang harus menjalani karantina di Rusun Yonif 511. "Yang menjalani isolasi di tempat karantina Yonif 511 sebanyak 36 orang. Sebagian pemudik adalah pekerja migran Indonesia (PMI)," pungkasnya.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 15 Agustus 2020 10:03 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...