Rabu, 27 Mei 2020 05:29

Begini Kronologi Penganiayaan Bayi 5 Bulan oleh Ayahnya Sendiri Hingga Meninggal Dunia

Selasa, 05 November 2019 22:36 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Begini Kronologi Penganiayaan Bayi 5 Bulan oleh Ayahnya Sendiri Hingga Meninggal Dunia
Tersangka (baju kotak-kotak) saat digelandang petugas. Foto kiri, korban yang masih berumur 5 bulan.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Satreskrim Polres Ngawi akhirnya menetapkan M Juniarno Wibowo (31) sebagai tersangka tunggal dalam penganiayaan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih berumur 5 bulan, hingga meninggal dunia. Warga Dusun Kionten Desa Tawun Kec. Kasreman Ngawi itu diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA), Selasa (5/11) setelah menjalani penyidikan.

Diketahui, Andini Ayuningtyas, putri dari tersangka Juniarno tewas dengan dengan penuh luka lebam. Tersangka tega membunuh anaknya sendiri lantaran kesal terus menangis.

Berdasarkan keterangan Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu, Selasa (05/11), peristiwa itu berawal dari pertengkaran antara pelaku dengan Dwi Rahayu (27), istrinya. Awalnya pelaku berpamitan pada istrinya akan merantau ke Tangerang, namun sang istri tidak memberikan izin.

Tetapi, tersangka tetap bersikukuh untuk berangkat merantau untuk bekerja sebagai sopir. Akhirnya si istri pelaku menyerahkan anak bayinya kepada pelaku.

Pengakuan Dwi Rahayu, dirinya tidak mengizinkan pelaku merantau karena cemburu. Hal ini juga membuat pasangan suami istri (pasutri) tersebut sering cekcok dalam rumah tangga.

"Awalnya pelaku meminta izin akan merantau ke luar daerah, akan tetapi istri pelaku tidak mengizinkan yang akhirnya timbul pertengkaran," jelas Kapolres, Selasa (05/11).

Selanjutnya, korban dijemput tersangka pada hari Jumat (1/11) lalu di rumah istrinya untuk dibawa pulang ke rumah tersangka yang ada di Desa Ngawi Purba, Kec. Ngawi. Dan pada Sabtu (2/11) sore, sewaktu di rumah orang tua tersangka, Andini Ayuningtyas rewel hingga pelaku jengkel dan memukul bayi yang masih berumur 5 bulan tersebut sebanyak 7 kali dengan memakai tangan.

Nahas, pada malam harinya bayi nahas tersebut sakit, lalu pada hari Minggu pagi dibawa ke Puskesmas Ngawi Purba. Begitu sampai di tempat, korban dinyatakan telah meninggal.

"Jadi karena jengkel saat bayi tersebut rewel pelaku menjadi emosi dan memukul dengan tangan pada beberapa tubuh korban," terang Pranatal Hutajulu.

Dari pengakuan tersangka dan dikuatkan beberapa saksi, pelaku akhirnya ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam tewasnya bayi yang berumur 5 bulan tersebut. (nal/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...