Kamis, 23 Januari 2020 01:16

Fraksi Nasdem Sorot Potensi Defisit RAPBD Gresik 2020 Sebesar Rp Rp 381 M

Selasa, 05 November 2019 11:42 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Fraksi Nasdem Sorot Potensi Defisit RAPBD Gresik 2020 Sebesar Rp Rp 381 M
Musa, Anggota Fraksi Nasdem DPRD Gresik.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Ketua Fraksi Nasdem DPRD Gresik, Musa memberikan kritik pedas terhadap kekuatan keuangan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2020. Sebab, ada potensi defisit hingga sebesar Rp 381.383.851.244,00.

"Potensi defisit pada RAPBD 2020 menjadi fokus pembahasan di badan anggaran (Banggar) DPRD Gresik. Sebab, defisit ini selalu menjadi tradisi yang tak kunjung ada solusi konkret untuk mendongkrak pendapatan," ujar Musa kepada BANGSAONLINE.com, Selasa (5/11).

Menurut Musa, struktur kekuatan belanja pada RAPBD 2020 direncanakan Rp 3.630.937.808.544,00. Namun, kekuatan pendapatan daerah (PD) dari berbagai sektor, mulai dana alokasi umum (DAU), dan alokasi khusus (DAK), pendapatan asli daerah (PAD), dan pendapatan lain-lain yang sah direncanakan hanya Rp 3.249.553.957.300,00.

"Sehingga kekuatan keuangan untuk belanja menjadi minus sehingga hanya mampu sebesar Rp 3.630.937.808.544,00," ungkap Sekretaris DPD Nasdem Gresik ini.

Menurut Musa, besarnya potensi defisit pada RAPBD 2020 menunjukkan kurang cermatnya kinerja pemerintah dalam merencanakan program/kegiatan dengan ditopang pundi-pundi pendapatan yang cukup. Hal ini, bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya, kinerja aparatur pemerintah, khususnya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani pendapatan kurang bekerja maksimal.

"Ini bisa dibuktikan dari evaluasi literasi sektor pendapatan daerah dari berbagai sumber banyak yang mengalami penurunan," katanya.

"Fakta ini, ternyata tak menjadi bahan kajian dan langkah konkret bagi OPD terkait untuk mendongkrak sektor pendapatan yang lemah. Makanya, DPRD Gresik saat ini lagi metani (menyeleksi) satu per satu pendapatan yang potensinya sangat lemah," urai mantan aktivis Forum Kota (Forkot) ini.

"DPRD tak ingin terus-terusan dinina-bobokkan oleh trik pemerintah dalam menanggulangi angka defisit. Di mana, pemerintah selalu membuat jurus klasik menutup defisit diambilkan dari sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa), baik tahun sebelumnya atau tahun sedang berjalan seperti di tahun 2019. Ini cara-cara klasik dan primotif yang harus dirubah. Ini bentuk pembodohan publik untuk menutupi kelemahan kinerja aparatur pemerintah. Di era DPRD periode ini mindset OPD harus dirubah. Dongkrak pendapatan agar tak terjadi defisit APBD," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...