Tangkapan layar email reset password dari Instagram yang telah dilaporkan oleh para penggunanya dalam beberapa hari ini.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Instagram merespon laporan dari penggunanya, terkait adanya permintaan reset password beberapa hari terakhir ini.
Dalam pernyataan resminya, Instagram menyatakan bahwa pihaknya telah memperbaiki permasalahan tersebut dan meminta para pengguna agar mengabaikan email reset password yang diterima.
"Kami telah memperbaiki masalah yang memungkinkan pihak eksternal meminta email reset password untuk beberapa pengguna," kata Instagram dalam postingannya di X.
"Anda dapat mengabaikan email tersebut - mohon maaf atas ketidakjelasan ini," tambahnya.
Namun, adanya email reset password ini, Instagram tidak memberikan pernyataan resminya secara rinci penyebab adanya permasalahan itu. Justru salah satu sosial media milik Meta ini, meyakinkan penggunanya bahwa akun mereka tetap aman dan sistem mereka tidak mengalami kebocoran.
"Tidak ada kebocoran di sistem kami dan akun Instagram Anda tetap aman," ujarnya.
Klarifikasi ini sepertinya dibuat setelah Malwarebytes mengungkap adanya kebocoran data milik 17,5 juta pengguna Instagram yang melibatkan username Instagram, alamat rumah, nomor telepon, alamat email, dan lain-lain.
Perusahaan antivirus itu mengatakan data tersebut dijual di dark web dan berpotensi disalahgunakan oleh penjahat siber. Dalam emailnya kepada pengguna, Malwarebytes mengatakan mereka menemukan kebocoran data tersebut saat pemindaian rutin di dark web dan kebocoran itu terkait dengan terpaparnya API Instagram pada tahun 2024.
Walau sudah dipastikan aman oleh Instagram, tidak ada salahnya untuk rutin mengganti password akun dan memasang password yang tidak mudah ditebak. Selalu aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk memperketat keamanan akun kalian. (rif)






