Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Lanjutan Pembunuhan Mahasiswi UMM di Pasuruan

Polda Jatim Gelar Rekonstruksi Lanjutan Pembunuhan Mahasiswi UMM di Pasuruan Salah satu adegan pembuangan jasad korban dalam rekonstruksi pembunuhan mahasiswi UMM

PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Polda Jawa Timur menggelar rekonstruksi lanjutan kasus pembunuhan Faradillah Amalia Najwa (20), mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), dengan fokus pada pembuangan jasad korban di Kecamatan Wonorejo, Selasa (13/1/2026).

Rekonstruksi tersebut menghadirkan dua tersangka, yakni Bripka AS, anggota kepolisian yang juga kakak ipar korban, serta seorang perempuan berinisial SY.

Keduanya memperagakan rangkaian adegan pembuangan jasad yang dinilai krusial untuk mengungkap unsur perencanaan dalam kasus pembunuhan tersebut.

Dalam rekonstruksi, para tersangka memeragakan adegan ke-11 hingga ke-15, mulai dari menurunkan jasad korban dari kendaraan, menempatkannya di area semak-semak, hingga upaya menghilangkan jejak kejahatan.

Lokasi Wonorejo dipilih karena menjadi titik akhir pembuangan jasad korban sebelum akhirnya ditemukan warga di aliran sungai pada Selasa, 16 Desember 2025. Sementara itu, pembunuhan korban diduga terjadi di kawasan Cangar, Kota Batu.

Kepala Subdirektorat III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, seluruh adegan yang diperagakan sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Di sini merupakan lokasi pembuangan. Adegan-adegan yang diperagakan sudah sesuai dengan BAP dan tidak ada sanggahan dari tersangka,” ujar Jumhur di lokasi rekonstruksi.

Pada adegan terakhir, penyidik menyoroti koordinasi kedua tersangka saat memastikan jasad korban tersembunyi di lokasi yang relatif sepi.