Kamis, 16 Juli 2020 22:53

Soal Kondisi Jembatan Muharto, Pemkot Malang Tunggu Kajian Final dari UB

Rabu, 09 Oktober 2019 21:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Iwan Irawan
Soal Kondisi Jembatan Muharto, Pemkot Malang Tunggu Kajian Final dari UB
Kepala DPUPR Kota Malang Hadi Santoso (tengah berpeci) saat mendampingi rombongan Komisi C DPRD sidak di jembatan Muharto, Senin (7/10) lalu. foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Wali Kota Malang Sutiaji angkat bicara terkait kondisi jembatan Muharto yang kian memprihatinkan. Hal ini sekaligus menanggapi permintaan Ketua Komisi C DPRD Kota Malang Fathol Arifin agar Pemkot mengeluarkan surat tertulis adanya bencana darurat, terkait jembatan Muharto.

"Kami masih menunggu hasil tim kajian UB Malang dan usulan pengajuan dari DPUPR Kota Malang. Pemkot tidak ingin gegabah dalam menyikapi satu hal persoalan. Ini juga untuk meminimalisir persoalan hukum di kemudian hari," kata Sutiaji.

"Kendati ini demi kepentingan masyarakat, segala sesuatunya harus sesuai mekanisme yang ada. Kami tetap akan mengambil sikap, tapi setelah ada hasil kajian UB secara keseluruhan," tegasnya.

Senada dengan Wali Kota, Kepala DPUPR Hadi Santoso menyatakan bahwa mekanisme perbaikan jembatan Muharto memang seperti itu. "Nantinya, setelah kajian selesai dikeluarkan oleh UB, biaya anggaran pekerjaan akan dihitung oleh UB, berapa kebutuhan pastinya. Penyangga yang akan dikerjakan kami buat untuk jangka lima tahun kekuatannya. Kenapa saya buat lima tahun? Karena pengajuan anggaran pekerjaan tersebut butuh proses yang cukup panjang dan ketat persyaratannya. Sekiranya tidak sampai lima tahun biaya penyangga sudah siap, kita menyesuaikan kondisi di lapangan seperti apa nantinya," pungkasnya.

"Kami secepatnya akan menyampaikan surat tertulis usulan pengajuan ke Pemkot," tambah Soni sapaan Hadi Santoso.

Sebelumnya, diketahui berdasarkan hasil uji Forensik UB Malang, kondisi jembatan Muharto tinggal 40 persen. Jembatan tersebut sudah tidak bisa dilintasi kendaraan bertonase berat. (iwa/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 16 Juli 2020 20:24 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Bunga lampion atau yang juga dikenal dengan mawar venezuela ini ternyata dapat tumbuh subur dan mekar di Kota Surabaya. Padahal, di tempat aslinya, pohon ini tumbuh di hutan dengan suhu sekitar 19-25 derajat celcius.Menar...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...