Senin, 21 Oktober 2019 00:40

Pengedar dan Pemakai Sabu Diamankan Polres Ngawi

Rabu, 09 Oktober 2019 21:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Zainal Abidin
Pengedar dan Pemakai Sabu Diamankan Polres Ngawi
Kapolres Ngawi AKBP MB Pranatal Hutajulu menunjukkan barang bukti sabu beserta tersangka.

NGAWI, BANGSAONLINE.com - Polres Ngawi terus berupaya memerangi peredaran narkotika. Kali ini Satreskoba Polres Ngawi mengamankan pengedar dan pemakai sabu serta pil koplo.

Tersangka adalah Komarudin (40), warga Desa Jenangan, Kec. Kwadungan, Ngawi. Pria yang dikenal dengan sebutan Modin tersebut telah lama menjadi incaran anggota Satreskoba Polres Ngawi. Komarudin alias Modin memang dikenal pengedar sabu yang tergolong licin. Tidak mudah polisi menangkapnya.

Anggota Satreskoba harus menyaru sebagai pembeli guna menjebak tersangka. Komarudin akhirnya berhasil dibekuk, Ahad (29/09) lalu sekitar pukul 16.00 WIB di areal persawahan di Desa Legundi Kec. Karangjati, Ngawi.

Begitu ditangkap, petugas langsung melakukan penggeledahan dan berhasil mengamankan barang bukti sabu dengan berat sekitar 10.10 gram.

"Ini merupakan keberhasilan dalam mengungkap peredaran sabu di wilayah Ngawi," jelas Kapolres Ngawi AKBP MB. Pranatal Hutajulu saat  memimpin pers rilis di hadapan awak media, Rabu (9/10).

Berdasarkan pengakuan tersangka Komarudin, dia mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang di Madiun. Barang haram tersebut didapat dengan harga Rp 900 ribu per gramnya, lalu dijual kembali 1.3 juta per gram kepada konsumen yang telah memesan.

Selain berhasil mengamankan pengedar, Satreskoba Polres Ngawi juga mengamankan pemakai sabu atas nama Teguh Tri Guntoro. Tidak hanya itu, Polres Ngawi juga mengamankan tiga orang pemakai pil koplo.

Satreskoba Polres Ngawi selanjutnya akan mengembangkan kasus yang telah berhasil diungkap tersebut. "Ini merupakan upaya kita dalam menekan peredaran narkoba di wilayah Ngawi dan memutus jaringannya," pungkas Kapolres Ngawi.

Kesemua tersangka yang berhasil diamankan akan dijerat dengan pasal 114 ayat 1 junto pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 tahun 2019 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara selama 12 tahun dan denda Rp 800 juta rupiah. (nal/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...