Para peserta Diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Foto: M. SULTHON NEAGARA/BANGSAONLINE
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Puji Raharjo, menegaskan bahwa PPIH atau Petugas Penyelenggara Ibadah Haji harus menghadirkan layanan nyata bagi jamaah haji Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam Diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026).
Disampaikan olehnya, tugas utama PPIH bukan sekadar menjalankan fungsi administratif, melainkan memastikan seluruh layanan haji benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh jamaah.
“PPIH harus memastikan jamaah terlayani dengan baik sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Karenanya jamaah merasa puas, serta jamaah terlindungi selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kualitas penyelenggaraan ibadah haji sangat ditentukan oleh kehadiran petugas yang responsif, empatik, dan profesional. Setiap layanan mulai dari akomodasi, transportasi, konsumsi, kesehatan, hingga perlindungan jamaah harus benar-benar bermanfaat di lapangan.
“Saya melihat betul petugas disiapkan dengan serius untuk melayani tamu Allah. Mereka menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti diklat, mulai dari latihan baris-berbaris hingga pendalaman materi,” paparnya.
Puji turut menekankan pentingnya perubahan paradigma layanan, dari sekadar send services menjadi deliver services.
“Kami memastikan bahwa pekerjaan bukan hanya selesai, tetapi apa yang diberikan benar-benar memiliki nilai dan manfaat bagi jamaah,” tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Yusuf, meninjau aktivitas pagi PPIH yang mengikuti diklat di Asrama Haji, Rabu (14/1/2025). Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kesiapan, kedisiplinan, dan pola pembinaan petugas sejak awal.
Saat itu, Gus Irfan menyatakan, pembentukan karakter dan etos kerja dimulai dari hal-hal mendasar, khususnya dalam keseharian selama diklat.
Diklat PPIH menjadi bagian penting dalam mempersiapkan petugas haji yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada layanan.
Melalui pembekalan yang sedang berlangsung, seluruh PPIH diharapkan memiliki pemahaman yang sama bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji sangat bergantung pada kualitas pelayanan. (msn/mar)






