Grok AI.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), menyebut X telah berkomunikasi terkait pemblokiran pemerintah terhadap Grok, akibat deepfake.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, mengatakan platform digital milik Elon Musk tersebut sudah menghubungi Komdigi untuk membuka pemblokiran.
"Mereka sudah menghubungi ya," ujar Nezar ditemui awak media usai menghadiri acara panel diskusi yang digelar oleh Mastel Indonesia, Jakarta, Rabu (14/1/2026).
Nezar menyarankan, agar media menunggu hasil dari pembicaraan antara Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital dengan X. Termasuk pembukaan pemblokiran Grok AI.
"Kita tunggu saja nanti bagaimana hasilnya pembicaraan dengan Ditjen Pengawasan Ruang Digital," ungkap Nezar.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian Komdigi memblokir layanan Grok, chatbot AI milik X (sebelumnya Twitter), Sabtu (10/1/2026).
Komdigi resmi melakukan pemutusan akses sementara terhadap fitur Grok demi melindungi masyarakat dari bahaya konten pornografi palsu atau deepfake.






