Tangkapan layar video keributan antarkader di DPD Golkar Pamekasan
PAMEKASAN,BANGSAONLINE.com - Ketegangan internal DPD Partai Golkar Pamekasan mencuat jelang Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI yang dijadwalkan pada 18 Januari 2026.
Video berdurasi 1 menit 14 detik yang beredar luas memperlihatkan suasana adu mulut antarkader di kantor Golkar Pamekasan.
Dalam rekaman tersebut, sejumlah kader terlihat saling beradu argumen hingga nyaris terlibat kontak fisik sebelum akhirnya dilerai oleh kader lainnya.
Peristiwa dalam video itu diduga terjadi saat panitia melakukan klarifikasi dan verifikasi dukungan Pimpinan Kecamatan (PK) terhadap dua bakal calon Ketua DPD Golkar Pamekasan, Djohan Susanto dan Imam Syafii Yahya, pada Kamis (15/1/2026).
Ketua DPD Golkar Pamekasan, Rize Ikhwan Muttaqin, menyebut dinamika tersebut sebagai bagian dari proses demokrasi internal partai, meski mengakui situasi sempat memanas.
“Golkar itu partai besar, dinamika seperti ini biasa terjadi. Seperti Pilkada, ramai itu wajar. Tapi semua harus tetap dalam koridor mekanisme,” ujar Rize.
Rize membenarkan adanya gangguan saat proses klarifikasi terhadap lima PK yang dukungannya dinilai bermasalah. Ia menyebut ada pihak yang masuk dan menyerobot tahapan verifikasi yang sedang berlangsung.
“Ada lima PK yang perlu diklarifikasi. Saat proses masih berjalan, tiba-tiba ada yang menyerobot. Itu yang memicu suasana menjadi panas,” ungkapnya.
Meski demikian, Rize memastikan seluruh tahapan persiapan Musda telah berjalan sesuai prosedur dan telah dilaporkan ke DPD Golkar Jawa Timur sejak November 2025.






