Iran Peringatkan Negara-negara Eropa Agar Tidak Ikut Campur Konflik dengan AS-Israel

Iran Peringatkan Negara-negara Eropa Agar Tidak Ikut Campur Konflik dengan AS-Israel Anggota angkatan bersenjata Iran berjaga di depan rudal buatan dalam negeri yang dipamerkan selama parade pasukan paramiliter Basij di Teheran. Foto: AP Photo

JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Iran memperingatkan negara-negara agar tidak tergabung dalam melawan Iran, setelah sejumlah negara dapat mengambil tindakan defensif saat menghadapi peluncuran .

Melansir Euronews pada Rabu (4/3/2026), menyatakan, bahwa langkah tersebut akan dianggap sebagai langsung dan akan memperluas ke negara-negara .

“Itu akan menjadi tindakan . Tindakan apa pun terhadap Iran akan dianggap sebagai keterlibatan dengan para agresor. Itu akan dianggap sebagai tindakan terhadap Iran,” kata Esmail Baghaei, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

Menurutnya, bertahan dapat diartikan dengan menyerang, sebab hal tersebut dianggap ingin merampas kemampuan Iran untuk melawan agresor.

"Akan sangat disayangkan jika negara-negara ini berpihak kepada para agresor, mereka sudah cukup berbuat melawan Iran," tutur Baghaei.

Iran mengeluarkan peringatan tersebut setelah negara-negara berupaya meningkatkan mereka, setelah Iran serangan meluas ke Timur Tengah dan menimbulkan ancaman bagi .

Kemudian, pada Senin (2/3/2026) lalu, drone buatan Iran menargetkan pangkalan Akritiru milik Inggris di Siprus.

Pejabat Inggris meyakini bahwa drone-drone tersebut ditembakkan dari Lebanon, kemungkinan oleh Hezbollah.

Serangan drone itu, membuat Inggris memperkuat pangkalan di Pulau Mediterania.

Disisi lain, Yunani, Jerman dan Prancis berjanji akan membantu Siprus dalam memperkuat nya, dengan mengirimkan kapal fregat angkatan laut dan jet tempur F-16. (rif)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO