Gubernur Khofifah saat menyapa warga dalam pasar murah di Gresik.
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah menggelar pasar murah di Balai Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Rabu (14/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata dan berkelanjutan Pemprov Jatim dalam mengendalikan inflasi sekaligus menjaga keterjangkauan daya beli masyarakat di awal 2026.
“Pasar murah tersebut merupakan bagian dari strategi Pemprov Jawa Timur untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya di tengah dinamika harga pangan yang cenderung fluktuatif pada awal tahun,” kata Gubernur Khofifah.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa
Berbagai komoditas pangan strategis dijual dengan harga di bawah pasaran. Di antaranya beras premium Rp14 ribu per kg, beras medium SPHP Rp11 ribu per kg, Minyakita Rp13 ribu per liter, gula pasir Rp14 ribu per kg, serta telur ayam ras Rp22 ribu per pack.
Selain itu, tersedia tepung terigu Rp10 ribu per kg, bawang putih sinco Rp6 ribu per 250 gram, dan bawang merah Rp7 ribu per 250 gram. Seluruh komoditas disiapkan dengan stok mencukupi dan dapat diakses langsung oleh warga sekitar.
Khofifah menegaskan, pasar murah telah digelar di berbagai titik di Jawa Timur sebagai instrumen penting menjaga stabilitas harga dan melindungi daya beli masyarakat, terutama saat kebutuhan rumah tangga meningkat.
“Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran,” ujarnya.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




