SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi pelaksanaan Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya yang menghadirkan inovasi Paskibra lintas jenjang dan pidato lima bahasa.
Upacara yang digelar pada Senin (4/5/2026) tersebut mencatatkan sejarah baru karena untuk pertama kalinya pasukan pengibar bendera tingkat provinsi melibatkan siswa SD, SMP, dan SMA secara terintegrasi.
BACA JUGA:
- Bertabur Hadiah, Gubernur Khofifah Ajak Warga Meriahkan Jalan Sehat Tahun Baru Islam
- Wisuda Tahfidz Khadijah Surabaya, Gubernur Khofifah: Generasi Qurani Jadi Modal Daya Saing Bangsa
- Khofifah Lantik Pengurus Ika FH Unair, Ajak Alumni Buka Akses Magang dan Jejaring bagi Mahasiswa
- Hardiknas 2026, Sekda Trenggalek Tekankan Pentingnya 3 M dalam Pendidikan
“Ini luar biasa. Baru pertama kali di Indonesia, Paskibra tingkat provinsi melibatkan siswa SD, SMP, dan SMA secara terintegrasi. Bahkan komandan barisannya dari siswa SD. Ini menunjukkan kualitas dan kepercayaan diri anak-anak kita sangat luar biasa,” ujar Khofifah.
Menurutnya, kondisi fisik para siswa juga menunjukkan perkembangan positif, terutama dari aspek tinggi badan yang dinilai mencerminkan peningkatan kualitas gizi.
“Kalau kita lihat, siswa SD kita sudah setinggi siswa SMP dan SMA. Ini menunjukkan bahwa asupan gizi anak-anak kita sudah semakin baik. Ini adalah investasi besar bagi masa depan generasi kita,” tegasnya.
Selain itu, Khofifah juga mengaku terkesan dengan penampilan lima siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 15 Mojokerto yang mampu menyampaikan pidato dalam lima bahasa.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




