Jumat, 18 Oktober 2019 16:57

Projo: Ganggu Pelantikan Presiden Berarti Melawan Konstitusi dan Mandat Rakyat

Senin, 07 Oktober 2019 21:24 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Projo: Ganggu Pelantikan Presiden Berarti Melawan Konstitusi dan Mandat Rakyat
Hari Santosa, Ketua DPC Projo Kota Surabaya. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Mandat rakyat telah diberikan kepada Jokowi - KH. Ma'ruf Amin sebagai Presiden - Wapres RI Terpilih 2019 - 2024. Pelantikan pun sudah dijadwalkan pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

Guna mengawal mandat rakyat tersebut, Ormas Pro Jokowi atau Projo Surabaya akan memberangkatkan ratusan kader untuk bergabung bersama Kader Projo seluruh Indonesia bersama Relawan Jokowi lainnya.

"Kehadiran kami bukan untuk gagah-gagahan atau show of force. Tapi lebih untuk menunjukkan bahwa rakyat mendukung penuh dan optimis akan kepemimpinan Presiden Jokowi - Wapres KH. Ma'ruf Amin untuk membawa Indonesia semakin lebih baik lagi 5 tahun ke depan," ujar Ketua DPC Projo Kota Surabaya, Hari Santosa, Senin (7/10).

Pria yang juga anggota DPRD Kota Surabaya dari Partai NasDem ini mengungkapkan masih adanya pihak-pihak yang kurang puas dengan hasil Pilpres. Karena itu, Projo meminta semua pihak untuk menghormati proses politik yang sudah dilalui bersama.

"Mari hormati proses ini, toh rakyat sudah memberikan mandatnya. Bahkan juga telah diuji di MK. Tapi, jika ada pihak-pihak tersebut mencoba mengganggu pelantikan Presiden, maka akan berurusan dengan Polri - TNI. Kami percaya penuh Polri bersma TNI akan menjaga pelantikan agar berjalan dengan lancar," tegas Hari.

Di tempat yang sama, Miftakhul Ulum Sekretaris DPC Projo Kota Surabaya menyilakan pihak-pihak yang belum menerima hasil Pilpres ini untuk menjadi oposisi. "Tentunya oposisi yang konstruktif jika kepentingannya untuk bangsa dan negara," katanya.

Selain itu pihaknya juga mempersilakan mereka yang tidak puas dengan presiden terpilih, bisa mempersiapkan sejak dini untuk melakukan perubahan pada jalur konstitusional. Di antaranya lewat Pemilu Presiden 5 tahun yang akan datang.

"Projo mengajak semua pihak, baik partai koalisi, relawan, pendukung dan pihak oposisi untuk bersama-sama menempatkan kepentingan rakyat, bangsa, dan negara di atas kepentingan apapun," pungkas kader GP Ansor Surabaya itu. (mdr/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...