Kamis, 14 November 2019 11:41

Bahas Aksi Mahasiswa, Wali Kota Malang ajak Rektor dan Kepala SMA/SMK Rembukan

Jumat, 27 September 2019 21:34 WIB
Editor: Rosihan Choirul Anwar
Wartawan: Iwan Irawan
Bahas Aksi Mahasiswa, Wali Kota Malang ajak Rektor dan Kepala SMA/SMK Rembukan
Para Rektor dan Kepala SMA/SMK saat mendengarkan paparan Wali Kota Malang Sutiaji membahas aksi mahasiswa belakangan ini, Jumat (27/09). foto: IWAN IRAWAN/ BANGSAONLINE

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Lebih dari 30 orang pimpinan perguruan tinggi dan Kepala SMA/SMK se-Kota Malang diundang Wali Kota Malang Sutiaji ke ruang sidang Balai Kota, Jumat (27/09). Tujuannya diajak rembukan membahas aksi mahasiswa yang sudah digelar selama tiga hari berturut-turut.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, aksi demo mahasiswa atas tuntutan pencabutan UU KPK hasil revisi dan RUU KUHP serta lainnya, menjadi atensi serius pemerintah. Apalagi setelah adanya keterlibatan siswa SMP dan SMA/SMK.

“Untuk itu, koordinasi lintas kampus terus ditingkatkan. Distribusi informasi juga harus tersalurkan secara menyeluruh dan terfilter agar menangkal berita hoax maupun pemikiran negatif,” kata Wali Kota.

"Untuk itu, kami mengajak para Rektor dan semua Kepala SMA/SMK, memberikan pengawasan dan pembinaan kepada para mahasiswa atau siswa-siswinya. Keterlibatan dari kampus dalam mengendalikan mahasiswanya sangat dibutuhkan oleh masyarakat," tambah Sutiaji.

"Demikian pula Kepala SMP dan SMA/SMK, juga orang tua siswa, saya berharap untuk mengawasi anak didiknya, agar tidak sampai terlibat hal-hal yang merugikan masa depannya. Tanamkan pendidikan karakter lebih kuat lagi, agar moralnya bisa lebih terjaga dan terdidik," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Kota Malang dan Kota Batu Ema Sumiarti membenarkan adanya pelajar yang terjaring razia mengikuti aksi bersama mahasiswa. Mereka juga kedapatan bawa sajam. ”Saat itu juga orang tua siswa dipanggil. Kami dari pihak Cabang Dinas Pendidikan bersama asal sekolah siswa melakukan pembinaan secara intens. Siswanya pun juga sudah dikembalikan ke orang tuanya, setelah diberikan pengarahan oleh pihak Kepolisian," pungkasnya. (iwa/ros)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Selasa, 05 November 2019 19:40 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Taman Mozaik yang berada di Jalan Wiyung Praja Surabaya ini menambah rentetan panjang destinasi wisata taman aktif di Surabaya. Lahan yang sebelumnya rawa-rawa itu disulap Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadi taman y...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Rabu, 13 November 2019 10:38 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...