Selasa, 26 Mei 2020 03:40

Penderita Terbanyak Ketiga se-Jatim, DPRD Gresik Inisiasi Raperda Penanggulangan HIV/AIDS

Kamis, 18 Juli 2019 13:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Penderita Terbanyak Ketiga se-Jatim, DPRD Gresik Inisiasi Raperda Penanggulangan HIV/AIDS
Nur Saidah

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik memberikan atensi khusus terhadap penderita HIV/AIDS. Sebab, jumlah penderitanya dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, Kabupaten Gresik menempati peringkat ke-3 penderita HIV/AIDS terbanyak di Jatim.

"Kasus ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, bukan hanya DPRD dan pemerintah, namun masyarakat harus ikut berperan aktif memberantasnya," ujar Wakil Ketua DPRD Gresik, Hj. Nur Saidah kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (18/7).

Menurut Nur Saidah, mengacu data yang didapatkannya, bahwa HIV di Jawa Timur terhitung sejak tahun 1987 hingga 2018 tercatat sebanyak 43.299 kasus. "Tapi yang hingga bulan Juli 2019 kami belum terima data detailnya," paparnya.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Gresik masuk kategori zona merah dan masuk di ranking 3 penderita terbanyak di Jatim. "Hal ini tak boleh dibiarkan. Makanya perlu kerja sama semua pihak," paparnya.

Nur Saidah memaparkan, faktor yang mengakibatkan masyarakat Gresik terjangkit HIV/AIDS. Di antaranya seks bebas atau ganti-ganti pasangan, obat-obatan terlarang, dan penularan.

"Dari keterangan Dinas Kesehatan, banyak korban baru diketahui saat sudah mengidap AIDS. Sebab, para penderita enggan memeriksakan diri sejak awal. Sehingga, sistem kekebalan tubuhnya telah rusak. Parahnya, ketika korban sudah ada risiko, mereka enggan periksa. Padahal, kalau periksa sejak dini, bisa mencegah infeksi oportunistik (IO)," katanya.

Hal ini semakin parah ketika penderita yang telah positif AIDS tersebut ternyata sudah menularkan virus ke pasangan. "Kondisi ini yang membuat petugas Dinas Kesehatan harus memeriksa juga pasangannya,'' urainya.

Saat ini, Dinkes telah menambah klinik untuk merawat penderita ODHA. Total ada enam klinik inisiasi dini antiretroviral (ARV) di enam puskesmas yang tersebar di Kabupaten Gresik. Yakni, Puskesmas Cerme, Driyorejo, Balongpanggang, Sukomulyo, Alun-Alun, dan Sidayu. "Kami berharap penderita HIV/AIDS mau memperhatikan kondisi diri mereka sendiri," harapnya.

Kondisi inilah, tambah Nur Saidah, yang membuat DPRD Gresik melalui Komisi IV bersikap untuk mendalami, mendorong, dan mengkaji rencana pembuatan rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS untuk diusulkan dalam pembahasan Ranperda tahap II.

"Mudah-mudahan raperda tersebut tahun ini bisa gol," pungkasnya. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...