Kamis, 22 Agustus 2019 19:30

Penderita Terbanyak Ketiga se-Jatim, DPRD Gresik Inisiasi Raperda Penanggulangan HIV/AIDS

Kamis, 18 Juli 2019 13:10 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Syuhud Almanfaluty
Penderita Terbanyak Ketiga se-Jatim, DPRD Gresik Inisiasi Raperda Penanggulangan HIV/AIDS
Nur Saidah

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik memberikan atensi khusus terhadap penderita HIV/AIDS. Sebab, jumlah penderitanya dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan signifikan. Bahkan, Kabupaten Gresik menempati peringkat ke-3 penderita HIV/AIDS terbanyak di Jatim.

"Kasus ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama, bukan hanya DPRD dan pemerintah, namun masyarakat harus ikut berperan aktif memberantasnya," ujar Wakil Ketua DPRD Gresik, Hj. Nur Saidah kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (18/7).

Menurut Nur Saidah, mengacu data yang didapatkannya, bahwa HIV di Jawa Timur terhitung sejak tahun 1987 hingga 2018 tercatat sebanyak 43.299 kasus. "Tapi yang hingga bulan Juli 2019 kami belum terima data detailnya," paparnya.

Dari jumlah tersebut, Kabupaten Gresik masuk kategori zona merah dan masuk di ranking 3 penderita terbanyak di Jatim. "Hal ini tak boleh dibiarkan. Makanya perlu kerja sama semua pihak," paparnya.

Nur Saidah memaparkan, faktor yang mengakibatkan masyarakat Gresik terjangkit HIV/AIDS. Di antaranya seks bebas atau ganti-ganti pasangan, obat-obatan terlarang, dan penularan.

"Dari keterangan Dinas Kesehatan, banyak korban baru diketahui saat sudah mengidap AIDS. Sebab, para penderita enggan memeriksakan diri sejak awal. Sehingga, sistem kekebalan tubuhnya telah rusak. Parahnya, ketika korban sudah ada risiko, mereka enggan periksa. Padahal, kalau periksa sejak dini, bisa mencegah infeksi oportunistik (IO)," katanya.

Hal ini semakin parah ketika penderita yang telah positif AIDS tersebut ternyata sudah menularkan virus ke pasangan. "Kondisi ini yang membuat petugas Dinas Kesehatan harus memeriksa juga pasangannya,'' urainya.

Saat ini, Dinkes telah menambah klinik untuk merawat penderita ODHA. Total ada enam klinik inisiasi dini antiretroviral (ARV) di enam puskesmas yang tersebar di Kabupaten Gresik. Yakni, Puskesmas Cerme, Driyorejo, Balongpanggang, Sukomulyo, Alun-Alun, dan Sidayu. "Kami berharap penderita HIV/AIDS mau memperhatikan kondisi diri mereka sendiri," harapnya.

Kondisi inilah, tambah Nur Saidah, yang membuat DPRD Gresik melalui Komisi IV bersikap untuk mendalami, mendorong, dan mengkaji rencana pembuatan rancangan peraturan daerah (raperda) inisiatif tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS untuk diusulkan dalam pembahasan Ranperda tahap II.

"Mudah-mudahan raperda tersebut tahun ini bisa gol," pungkasnya. (hud/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Rabu, 21 Agustus 2019 17:27 WIB
BANGSAONLINE.com - Destinasi wisata di Indonesia tidak hanya Bali, Lombok, ataupun Jogjakarta. Masih banyak destinasi wisata lain dengan panorama yang tidak kalah indah, salah satunya adalah Lampung. Letaknya yang berada di ujung Pulau Sumate...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...