Rabu, 21 Agustus 2019 06:36

Berhasil Miliki Rumah Sendiri, Warga Disabilitas Datangi Pendopo Trenggalek

Jumat, 14 Juni 2019 22:27 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Berhasil Miliki Rumah Sendiri, Warga Disabilitas Datangi Pendopo Trenggalek
Bupati Arifin (baju putih) saat menerima Sokib di Pendopo Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Sokib, warga Dusun Pucung, Desa Gandusari, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek tak pernah menyangka bisa memiliki rumah sendiri.

Hampir 14 tahun lamanya ia hanya bermimpi memiliki rumah sendiri, namun tak jua sampai. Namun, ketika Moh. Nur Arifin menjabat sebagai Bupati, mulailah impian Sokib tersebut terjawab secara nyata.

Sokib pada akhirnya menerima program dari Posko Gertak untuk bisa membangun rumah sendiri.

"Jadi setelah saya dapat bantuan keuangan dari Baznas lewat Posko Gertak, akhirnya saya memberanikan diri untuk membangun rumah meskipun dengan seadanya," katanya.

Sebelum mendapat bantuan keuangan tersebut, sejatinya ia telah membangun pondasi rumah dengan biaya sendiri. Namun, karena keterbatasan biaya, terpaksa cita-cita untuk segera menempati rumah itu kandas puluhan tahun.

Kini setelah rumah terbangun, Sokib lantas tak melupakan begitu saja jasa dari Bupati Arifin. Ia datang ke pendopo untuk mengucapkan rasa terima kasihnya atas atensi Bupati Trenggalek terhadap dirinya.

Waktu yang dipilihnya untuk menghadap Arifin adalah hari Jumat. Sebab ia mendapatkan info jika di hari Jumat selepas sholat Jumat, Arifin selalu mengagendakan pertemuan dengan warganya. Pertemuan Arifin dan warganya di hari Jumat tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan keluhan, masukan, maupun saran dari seluruh lapisan masyarakat Trenggalek.

"Jadi saya datang ke sini ini untuk mengucapkan rasa terima kasih pada Bupati Arifin. Tanpa beliau mungkin saya tak bisa memiliki rumah sendiri," ungkapnya usai menemui Arifin di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Jumat (14/6).

Sokib kemudian menceritakan selama kurun waktu 14 tahun silam, ia beserta istri dan dua anaknya numpang di rumah saudaranya.

Sokib mengaku bahwa dirinya merupakan salah satu dari kaum Disabilitas. Pekerjaan sehari harinya sebagai tukang service pompa air dan Dinamo. (man/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...