Selasa, 20 Agustus 2019 02:26

PWNU Jatim Imbau Warga NU Segera Move On dari Hiruk Pikuk Pemilu dan Rajut Persaudaraan Kebangsaan

Senin, 27 Mei 2019 19:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
PWNU Jatim Imbau Warga NU Segera Move On dari Hiruk Pikuk Pemilu dan Rajut Persaudaraan Kebangsaan
Kiai Anwar Iskandar, Wakil Syuriah PWNU Jatim.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Jawa Timur diimbau untuk merajut kembali persaudaraan kebangsaan antar sesama usai pemilu serentak 2019. Hal ini disampaikan Wakil Syuriah PWNU Jatim, Kiai Anwar Iskandar saat menghadiri Forum Gawagis Nusantara di Ponpes Langitan, Kabupaten Tuban, Ahad (26/5) malam.

Kiai Anwar Iskandar menuturkan, kontestasi pemilu telah usai, sehingga masyarakat tinggal menunggu hasilnya dan harus segera kembali beraktivitas seperti semula.

"Masyarakat khususnya warga pesantren segera move on dan menatap masa depan karena pemilu sudah selesai. Sudah tidak ada lagi 01 maupun 02, yang ada adalah bangsa Indonesia, umat islam yang rahmatan lil alamin," ucap Wakil Syuriah PWNU Jatim.

Ia berharap Forum Gawagis Nusantara yang digelar tersebut bisa memberi kesejukan bagi masyarakat. "Jangan sampai masyarakat mudah terpengaruh dengan narasi-narasi berbau provokatif, sehingga akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ke depan, bagaimana kita merajut kembali persaudaraan kebangsaan dan persatuan bangsa. Jangan terpancing dengan hal-hal yang bisa menimbulkan perpecahan," imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan Rais Aam PBNU KH. Miftachul Ahkyar. Ia mengimbau masyarakat melakukan cek dan ricek apabila mendapati informasi yang belum tentu benar.

"Jangan menelan informasi secara langsung. Tabayun dan tanyakan kepada para kiai dan ahli di bidangnya agar mendapatkan informasi. Informasi yang menyejukkan," tuturnya.

Menyikapi aksi demonstrasi pasca pemilu beberapa waktu lalu, ia meminta masyarakat tidak bertindak sendiri, melainkan mengikuti arahan para pemimpin serta ulamam, demi mencegah perpecahan antar sesama warga negara.

"Pada dasarnya masyarakat masih berpegang teguh dengan ajaran dan pandangan para kiayi yang mereka patuhi. Alhamdulillah negara ini masih dijaga dari perpecahan," tukasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...