Selasa, 18 Juni 2019 06:31

PWNU Jatim Imbau Warga NU Segera Move On dari Hiruk Pikuk Pemilu dan Rajut Persaudaraan Kebangsaan

Senin, 27 Mei 2019 19:54 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
PWNU Jatim Imbau Warga NU Segera Move On dari Hiruk Pikuk Pemilu dan Rajut Persaudaraan Kebangsaan
Kiai Anwar Iskandar, Wakil Syuriah PWNU Jatim.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Jawa Timur diimbau untuk merajut kembali persaudaraan kebangsaan antar sesama usai pemilu serentak 2019. Hal ini disampaikan Wakil Syuriah PWNU Jatim, Kiai Anwar Iskandar saat menghadiri Forum Gawagis Nusantara di Ponpes Langitan, Kabupaten Tuban, Ahad (26/5) malam.

Kiai Anwar Iskandar menuturkan, kontestasi pemilu telah usai, sehingga masyarakat tinggal menunggu hasilnya dan harus segera kembali beraktivitas seperti semula.

"Masyarakat khususnya warga pesantren segera move on dan menatap masa depan karena pemilu sudah selesai. Sudah tidak ada lagi 01 maupun 02, yang ada adalah bangsa Indonesia, umat islam yang rahmatan lil alamin," ucap Wakil Syuriah PWNU Jatim.

Ia berharap Forum Gawagis Nusantara yang digelar tersebut bisa memberi kesejukan bagi masyarakat. "Jangan sampai masyarakat mudah terpengaruh dengan narasi-narasi berbau provokatif, sehingga akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Ke depan, bagaimana kita merajut kembali persaudaraan kebangsaan dan persatuan bangsa. Jangan terpancing dengan hal-hal yang bisa menimbulkan perpecahan," imbuhnya.

Hal yang sama disampaikan Rais Aam PBNU KH. Miftachul Ahkyar. Ia mengimbau masyarakat melakukan cek dan ricek apabila mendapati informasi yang belum tentu benar.

"Jangan menelan informasi secara langsung. Tabayun dan tanyakan kepada para kiai dan ahli di bidangnya agar mendapatkan informasi. Informasi yang menyejukkan," tuturnya.

Menyikapi aksi demonstrasi pasca pemilu beberapa waktu lalu, ia meminta masyarakat tidak bertindak sendiri, melainkan mengikuti arahan para pemimpin serta ulamam, demi mencegah perpecahan antar sesama warga negara.

"Pada dasarnya masyarakat masih berpegang teguh dengan ajaran dan pandangan para kiayi yang mereka patuhi. Alhamdulillah negara ini masih dijaga dari perpecahan," tukasnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Jumat, 31 Mei 2019 21:16 WIB
Penulis: Nabrisi Rohid*Tahapan Pemilu 2019 sudah berjalan lebih dari setahun. Pada 21 Mei 2019 dini hari, KPU telah menetapkan pemenang dalam Pemilu tahun ini. Setelah itu, muncullah berbagai gerakan untuk menolak hasil Pemilu. Gerakan tersebut dikem...
Minggu, 09 Juni 2019 23:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag53. Waqul li’ibaadii yaquuluu allatii hiya ahsanu inna alsysyaythaana yanzaghu baynahum inna alsysyaythaana kaana lil-insaani ‘aduwwan mubiinaan.Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku, “Hendaklah mereka mengu...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Sabtu, 08 Juni 2019 16:07 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...