Jumat, 19 Juli 2019 16:42

Jaga Stabilitas Harga Sembako, Pemkot Madiun Gelar Operasi Pasar

Rabu, 15 Mei 2019 20:31 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Hendro Utomo
Jaga Stabilitas Harga Sembako, Pemkot Madiun Gelar Operasi Pasar
Wawali Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri saat operasi pasar dan sidak pasar.

KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com – Memasuki pekan kedua bulan Ramadan, Pemkot Madiun beserta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar operasi pasar. Kegiatan tersebut berlangsung di Pasar Sleko, Rabu (15/5). Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya Ayu Miko Saputri memimpin langsung kegiatan tersebut.

Operasi pasar dilakukan dengan menjual barang-barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Seperti, beras, minyak, gula, dan telur. Tujuannya, agar tidak terjadi lonjakan harga yang cukup tinggi di pasaran.

Selain operasi pasar, pemkot dan TPID juga mengadakan giat sidak pasar. Dalam kegiatan tersebut, mereka memantau harga-harga kebutuhan pokok di pasaran.

"Saat ini harga masih stabil. Kita harapkan ke depan jelang Lebaran, waktu Lebaran, sampai pasca Lebaran harga tetap stabil. Kalaupun ada kenaikan, tidak terlalu signifikan,” tutur wawali usai melakukan sidak.

Dalam sidak tersebut, tim tak hanya menemukan harga kebutuhan pokok yang stabil. Sebagian di antaranya juga cenderung mengalami penurunan. Seperti, cabai, bawang putih, tomat, dan daging ayam.

Wawali mengimbau kepada masyarakat Kota Madiun untuk tidak berbelanja secara berlebihan. Apalagi, untuk disimpan dalam jumlah besar. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk masyarakat Kota Madiun. Ketersediaan sembako aman,” ujarnya.

Jika suatu saat ditemukan adanya penimbunan, sanksi tegas pasti akan diberikan dari satgas pangan melalui dinas terkait dan ada pihak kepolisian. “Kalau pemkot menemukan penimbunan, kami serahkan kepada satgas pangan Kota Madiun,” imbuhnya.

Kepala Bulog Subdivre Madiun Sugeng Hardono menegaskan bahwa pihaknya akan terus menyuplai kebutuhan bahan pokok bagi warga Kota Madiun. Salah satunya melalui operasi pasar. Selama bulan Ramadan, operasi pasar diselenggarakan di beberapa titik. Antara lain, Pasar Sleko, Pasar Besar, Pasar Kojo, dan di gudang Bulog.

“Sesuai kemampuan bulog, sebisa mungkin kami support. Ada beras medium, premium, gula pasir, minyak goreng, dan tepung,” jelasnya.

Untuk menjaga inflasi di Kota Madiun, Bulog telah melakukan operasi pasar sejak awal tahun ini. Sesuai rencana, Bulog Subdivre Madiun akan terus melakukan operasi pasar. “Sepanjang tahun mungkin bisa kami lakukan, tidak menunggu pergerakan harga kami pastikan ketersediaan dan harga tetap stabil,” pungkasnya. (hen/ian)

Kamis, 11 Juli 2019 16:29 WIB
YOGYAKARTA, BANGSAONLINE.com - Siapa pun pasti tersenyum membaca nama tempat wisata ini. Maklum, identik alat vital wanita: “Tempik Gundul” yang artinya alat vital wanita tanpa bulu. Apalagi tulisan yang beredar di media sosial (medsos) juga d...
Minggu, 14 Juli 2019 13:13 WIB
Oleh: Dr. KH. M. Cholil NafisBaru saja, Kamis (12/7) saya berpartisipasi dalam kegiatan Bussiness Matching The 1st Pasific Exposition yang berlangsung pada 11 s.d. 14 Juli 2019 di Auckland, Selandia Baru.Pacific Exposition merupakan salah satu kontri...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 29 Juni 2019 14:36 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...