Sabtu, 25 Mei 2019 14:53

Pegang Payudara Karyawati, Pengawas Produksi di Pabrik Krupuk Mojokerto Terancam Dipecat

Rabu, 24 April 2019 16:53 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Soffan Soffa
Pegang Payudara Karyawati, Pengawas Produksi di Pabrik Krupuk Mojokerto Terancam Dipecat
Ketiga korban saat di Polsek Pungging. foto: SOFFAN/ BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Seorang pengawas produksi diduga melakukan perbuatan tidak senonoh kepada beberapa karyawan pabrik krupuk CV. Panda Mulia Santosa yang berada di Dusun Purworejo, Desa Purworejo, Kecamatan Pungging, Kabupeten Mojokerto. 

Diketahui pelaku bernama Eko Cristian Nawawi alias Kosun (55), warga Dusun Plamburan, Desa Sariharjo, Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman, Jawa Tengah. Ia sehari-hari tinggal di Mess perusahaan. 

Menurut informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com, kejadian tindak senonoh tersebut berlangsung pada Jumat (19/04). Korbannya adalah tiga orang perempuan karyawan pabrik. Mereka yakni, Riniati (29) warga Desa Kesemen, Kecamatan Ngoro, Mojokerto; Lilik Nurindahsari (24) warga Dusun Kebonsari Desa Sekargadung, Kecamatan Pungging, Mojokerto; dan Purwatiningsih (34) warga Dusun Ponggok Desa Wonoploso, Kecamatan Gondang, Mojokerto. 

Dari keterangan korban, pelaku secara sengaja telah menepuk pantat korban dari belakang dan memegang payudara pada saat bekerja. 

Meski sudah datang ke Polsek Pungging, para korban akhirnya sepakat tidak melaporkan kasus ini dan memilih jalan kekeluargaan. Korban hanya meminta pelaku untuk mengundurkan diri dari perusahaan.

Hal ini diperjelas oleh Kanit Reskrim Polsek Pungging Aiptu Ngumar Supandi, bahwa dari hasil mediasi yang disaksikan oleh tiga pilar, ketiga orang yang merasa dilecehkan menghendaki agar orang yang melakukan perbuatan tidak senonoh tersebut dikeluarkan dari perusahaan.

"Bukan dugaan pelecehan seksual, tetapi perbuatan tidak senonoh karena hanya memegang pantat dan payudara," katanya, Rabu (24/04).

Pihaknya mengaku tidak bisa melakukan pemeriksaan terhadap pelaku, karena yang merasa dirugikan menyatakan tidak melaporkan kasus yang dialami tersebut ke polisi. (sof/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Suparto Wijoyo
Rabu, 22 Mei 2019 11:24 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*SAYA menyaksikan penuh kagum terhadap para kompetitor yang menyorong sekehendaknya. Dengan nyaman menikmati gelisah rakyat yang sangat mayoritas. Para promotor pertandingan tergiring dalam alun langkahnya dengan kosa laku yang...
Sabtu, 18 Mei 2019 12:13 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag41. Walaqad sharrafnaa fii haadzaa alqur-aani liyadzdzakkaruu wamaa yaziiduhum illaa nufuuraanDan sungguh, dalam Al-Qur'an ini telah Kami (jelaskan) berulang-ulang (peringatan), agar mereka selalu ingat. Tetapi (p...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Jumat, 17 Mei 2019 16:44 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...