Rabu, 24 April 2019 05:49

PT Pos Jember Antisipasi Aliran Dana 'Serangan Fajar' Pemilu 2019

Selasa, 16 April 2019 13:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
PT Pos Jember Antisipasi Aliran Dana

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Di hari tenang ini, ada kekawatiran dari pihak PT Pos Indonesia cabang Jember akan terjadinya politik uang (money politics) untuk Pemilu Rabu (17/4) besok, atau biasa disebut 'Serangan Fajar'.

Untuk mengantisipasi hal itu, PT Pos akan menggambil langkah dengan cara mengidentifikasi alamat pengirim dan penerima, serta nilai nominal uang yang dikirim. Jika dinilai tidak wajar dan berulang-ulang, atau ada hal-hal yang mencurigakan, pihak Kantor Pos akan melakukan penyelidikan dan kunjungan ke alamat rumah yang dituju.

Hal ini disampaikan langsung oleh Manager Pemasaran PT. Pos Indonesia Jember, Alip Susanto, saat dikonfirmasi media di ruang kerjanya, Selasa siang (16/4). “Sebenarnya jauh sebelum momen pemilu ini, terkait pengiriman nominal uang dan barang yang mencurigakan sudah sejak lama dilakukan langkah antisipasi. Karena beberapa waktu lalu, juga ada dugaan penyaluran dana untuk terduga teroris,” ungkap Alip.

Sehingga jika terjadi pengiriman uang dalam nominal besar, kata Alip, langsung menjadi perhatian. “Tiba-tiba ada pengiriman uang Rp 250 juta, nah ini menjadi atensi dan antisipasi kami. Karena terjadi di luar kebiasaan,” jelasnya. 

Karena saat ini memasuki tahun politik, lanjut Alip, langkah antisipasi yang dilakukan pihaknya semakin ditingkatkan. “Untuk Kabupaten Jember, kasus yang mencurigakan alhamdulillah masih belum ada. Tapi langkah antisipasi sudah kami lakukan. Pengiriman uang sementara ini variable, rata-rata Rp 5 - 10 juta, yang dilakukan oleh para TKI kita di luar negeri. Di atas itu (nominal besar) tidak ada,” jelasnya.

Namun pihaknya tetap melakukan antisipasi, baik pengiriman barang ataupun uang. “Untuk Jember, terkait pengiriman barang atau uang merata di semua wilayah banyak. Tapi untuk pengiriman dan penerimaan barang yang sering di Sumberbaru. Kemudian kantor di Ambulu, dan Kencong,” paparnya. (jbr1/yud/rev)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 26 Maret 2019 21:54 WIB
MADIUN, BANGSAONLINE.com - KAI Daop 7 ajak beberapa wartawan wilayah Madiun, mulai dari wartawan cetak, online, dan televisi, ke tempat bangunan bersejarah Lawang Sewu dan Stasiun Ambarawa, Selasa (26/3). Kegiatan ini dilakukan selama dua hari (25-26...
Izza Kustiarti
Senin, 22 April 2019 17:12 WIB
Oleh: Izza Kustiarti*Pemilu serentak 2019 merupakan pemilu perdana yang menyertakan antara pemilihan legislatif dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Penyelenggaraan pemilu serentak merupakan titah dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nom...
Senin, 22 April 2019 00:24 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag36. Walaa taqfu maa laysa laka bihi ‘ilmun inna alssam’a waalbashara waalfu-aada kullu ulaa-ika kaana ‘anhu mas-uulaanDan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Se...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...