Dirlantas Polda Jatim saat memberi keterangan ke awak media
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 digelar serentak di jajaran kepolisian di Jawa Timur pada Kamis (19/3/2026) sore dengan melibatkan lebih dari 16.000 personel gabungan.
Apel tersebut dilaksanakan di tingkat Polrestabes, Polres, hingga Polsek dan dipimpin oleh Dirlantas Polda Jatim, Iwan Saktiadi.
Dalam kegiatan itu, disiapkan sebanyak 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.
Iwan mengatakan pengamanan, Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah dilakukan melalui penjagaan di sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang tersebar di berbagai titik strategis.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara, karena keselamatan adalah kunci kebahagiaan keluarga,” ujarnya.
Selain itu, Polda Jatim juga berkoordinasi dengan Polda Bali terkait momentum Hari Raya Idulfitri yang berdekatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi di Bali.
Koordinasi tersebut salah satunya menyangkut penyesuaian jadwal penyeberangan di jalur laut yang menghubungkan Jawa Timur dan Bali.
“Kami Polda Jatim bekerja sama dengan Polda Bali, salah satunya terkait jadwal penutupan sementara penyeberangan di pelabuhan penghubung antara Jawa Timur dan Bali,” kata Iwan.
Penyeberangan di lintas Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk ditutup sementara selama satu hari, yakni mulai Kamis (18/3/2026) pukul 06.00 WIB hingga Jumat (19/3/2026).
Penutupan tersebut dilakukan untuk menghormati umat Hindu di Bali yang menjalankan ibadah Nyepi.
Iwan menambahkan, selama penutupan sementara penyeberangan, situasi tetap kondusif tanpa adanya gangguan berarti dari calon penumpang.
“Selama penutupan operasional satu hari, situasi terpantau aman dan tidak terjadi gangguan dari para calon penumpang kapal,” pungkasnya. (rus/van)

























