Kamis, 12 Desember 2019 05:18

Polres Gresik Ekspos Pembunuh Driver Taksi Online Warga Menganti

Kamis, 21 Maret 2019 21:54 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Polres Gresik Ekspos Pembunuh Driver Taksi Online Warga Menganti
Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro didampingi Kasat Reskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo saat ekspos tersangka. Foto: SYUHUD A/BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Polres Gresik mengekspos pembunuh Andre Putra Hariyono (21), driver taksi online warga Dusun Kepatihan RT 01/RW 01 Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, di Mapolres Gresik, Kamis (21/3).

Tersangkanya adalah, Fajar Aditya Putra (22), warga Jalan Kupang Krajan Gang 8/40 Kota Surabaya.

Tersangka nekat membunuh temannya sendiri yang masih satu desa lantaran kepergok mencuri ponsel merek Vivo milik korban. Tersangka juga membawa kabur motor Honda Vario nopol L 4075 ER milik korban.

Selain tersangka Aditya sebagai pelaku utama, Polres juga mengamankan 3 pelaku lainnya. Yaitu, Richo Permana Dani (27), warga Keputran Pasar Kecil Gang 3/9 dan Nurul Huda (51), warga Banyuurip 8A Kota Surabaya selaku penadah ponsel, serta Iksir Holi, warga Bulak Banteng Madya Kota Surabaya selaku penadah motor. 

Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro menceritakan kronologi pembunuhan. Berawal saat korban menjemput tersangka Aditya di depan gang rumahnya. Mereka lalu pergi dengan mengendarai mobil Daihatsu Sigra nopol L 1182 XF milik korban.

"Korban dan tersangka lalu pergi ke salah satu diskotek di kawasan Kedungdoro Surabaya. Di sana mereka minum bir sebanyak 5 botol. Setelah tengah malam, keduanya lalu pulang ke rumah korban di Kepatihan, Menganti," terang Wahyu.

Sesampainya di Kepatihan Menganti, lanjut Kapolres, keduanya sempat ngobrol sebentar. Dalam obrolan itu, korban sempat minta tolong kepada pelaku untuk dicarikan wanita panggilan. "Namun, permintaan itu tidak jadi karena korban sudah ketiduran," jelasnya.

Melihat korban sudah tertidur lelap, tersangka akhirnya berinisiatif mencuri ponsel korban. Namun, tanpa disadari, aksi pelaku ketahuan oleh korban. "Korban tiba-tiba terbangun saat Hp-nya diambil. Dia lalu melakukan perlawanan terhadap pelaku," ungkap Kapolres.

Karena ketahuan, pelaku yang kalap langsung memukul korban di bagian lehernya, lalu menjeratnya menggunakan kabel charger Hp. Tak puas di situ, pelaku lalu mengambil palu di sekitar korban dan memukulkan ke kepala korban bagian belakang dan depan sebanyak 15 kali. "Korban akhirnya meninggal," ungkapnya.

Pelaku kemudian kabur ke daerah Kenjeran Surabaya dengan membawa ponsel dan motor milik korban. Di sana pelaku menjual ponsel korban kepada Dani dan Huda senilai Rp 300 ribu. Sementara motor korban dijual kepada Iksir Holi senilai Rp 3 juta. 

"Polres berhasil membongkar kasus pembunuhan ini tidak lebih dari 2x24 jam. Awalnya kita tangkap penadah Hp-nya dulu, lalu berlanjut kepada pelaku utamanya," katanya.

Atas perbuatannya, Aditya selaku pelaku utama dijerat pasal 365 ayat 3 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.

"Ketiga pelaku lain, Huda, Dani, dan Iksir Holi dijerat pasal 480 KUHP, tentang penadah barang hasil kejahatan. Ancaman hukumannya selama 4 tahun penjara," pungkasnya. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...