Rabu, 28 Oktober 2020 08:48

Rampas Motor dan Perkosa Korban, Dua Begal di Mojokerto Ditembak Polisi

Sabtu, 29 Desember 2018 11:17 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Soffan Soffa
Rampas Motor dan Perkosa Korban, Dua Begal di Mojokerto Ditembak Polisi
Dua pelaku begal dengan kondisi kaki ditembak. foto: SOFFAN SOFFA/BANGSAONLINE

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Satuan Reserse Kriminal Polres Mojokerto Kota berhasil membekuk dua pelaku perampasan motor dengan kekerasan dan pencabulan. Akibat melakukan perlawanan saat ditangkap, kedua pelaku ini terpaksa di lumpuhkan dengan timah panas tepat di kedua kakinya.

Dua pelaku tersebut adalah Eko Nugroho bin Wahib (23) warga Dusun Selorejo RT04 RW02, Desa Tlogo Geneng, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dan Suparno bin Samirin (30) warga, Dusun Bungkus, Desa Cokro, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kapolres Mojokerto Kota AKBP Sigit Dany Setyono menejelaskan, kejadian berlangsung di jalan tuang (perkebunan tebu) Dusun Sukodono, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Saat itu korban berinisial R terlihat melintas di lokasi usai pulang sekolah pukul 17.00 WIB. Melihat ada mangsa, kedua pelaku ini kemudian menghentikan motor korban dengan cara memepet korbannya.

“Diduga korban sebelumnya sudah diikuti pelaku dan saat berada di lokasi yang kebetulan berada di luar perkampungan, korban langsung dihentikan. Dari pengakuan korban, ia sempat diancam akan dibunuh jika tidak menghentikan motornya,” jelasnya, Jumat (28/12).

Selanjutnya setelah berhasil menghentikan korban, pelaku memaksa korban untuk menyerahkan motornya dan mengikat tangan dan kaki korban. Tidak hanya itu, dengan kondisi terikat, korban kemudian diseret ke dalam kebun tebu dan dipaksa untuk melayani nafsu bejat kedua pelaku. Setelah puas memperkosa, kedua pelaku langsung kabur dengan membawa motor rampasan.

Setelah setengah jam berlalu, korban yang berhasil melepaskan ikatan langsung berteriak minta tolong dan warga pun datang melakukan pertolongan. Setelah diantar ke pihak keluarga dan mengetahui putrinya menjadi korban pemerkosaan kawanan begal, pihak keluarga langsung melaporkan kasus ini ke Polsek Jetis.

Bersama Tim Buru Sergap (Buser) Polres Mojokerto Kota, kedua pelaku akhirnya berhasil ditangkap saat berada di rumah. Akibat perbuatan yang dilakukan pelaku, petugas mengenakan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang di jountokan dengan Undang-Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (sof/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Minggu, 25 Oktober 2020 12:28 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Wisata edukasi berbasis potensi desa di Jawa Timur kembali bertambah. Kali ini, bertempat di Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Are...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Selasa, 27 Oktober 2020 09:45 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...