Suasana peletakan batu pertama. Gus Irsyad mendampingi KH. Muzakki Birrul Alim Rois suriyah NU Kab. Pasuruan.
Proyek nasional offtake ini dibangun sejak 29 Desember 2017 dan ditargetkan selesai pada Juni 2019. “Anggaran multiyears, sebesar Rp 237 miliar,” ungkap Manager Projects SPAM Regional Umbulan, Anang Sudibyo kepada BANGSAONLINE.
Offtake Winongan memiliki jaringan pipa diameter 400 mili meter (MM), panjang 10.943 meter (M), kapasitas resevoir 1.200 meter kubik (M3), ketinggian resevoir 20 meter (M) dan memiliki 28 jembatan pipa. Offtake Pohjentrek, disiapkan jaringan pipa berdiameter 600 MM, panjang 10.450 M, kapasitas resevoir 1.200 M3, 30 M dan 17 jembatan pipa.
Sedangkan Offtake Rembang terdapat jaringan pipa 315 MM, panjang 3.450 M, kapasitas resevoir 1.200 M3, ketinggian resevoir 30 M, dan 4 jembatan pipa. Lanjut Offtake Beji, jaringan pipa diameter 315 MM, panjang 6.559 M, kapasitas resevoir 1.200 M3, ketinggian resevoir 30 M dan 1 jembatan pipa.
Offtake Gempol, jaringan pipa diameter 315 MM, panjang 677 M, kapasitas resevoar 1.200 M3, ketinggian resevoir 30 M. Pada Offtake Pleret 1, jaringan pipa diameter 315 MM, kapasitas resevoir 600 M3, ketinggian resevoir 30 M. Selain itu Offtake Pleret 2, jaringan pipa diameter 315 MM, panjang 6.450 M, kapasitas resevoir 600 M3, ketinggian resevoir 30 M dan 9 jembatan pipa.
Diungkapkan kemudian, progres pengerjaan proyek mencapai 57 persen, sehingga Juni 2019 ditargetkan air sudah bisa mengalir ke resevoir.
“Kalau ke rumah-rumah warga itu PDAM, kita hanya bangun Offtake jaringan pipa dan resevoir,” pungkas Anang. (afa/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




