Senin, 19 Agustus 2019 07:22

Jangan Hanya Belajar Kitab, Santri Harus Manfaatkan Teknologi untuk Pemberdayaan Diri

Rabu, 14 November 2018 17:25 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Fauzi
Jangan Hanya Belajar Kitab, Santri Harus Manfaatkan Teknologi untuk Pemberdayaan Diri
DARI KIRI: Ketua Hipsi Ra. Humron Maula, Ketua RMI Ra Nasih Aschol, KH. Ahmad Sugeng Utomo (Majelis Santri Indonesia), Drs. Gun Gun perwakilan Kominfo RI, Noor Mahmudi Konsultan Entrepreneur, dan Moderator Ust. Jazuli.

BANGKALAN, BANGSAONLINE.com - Majelis Pesantren Indonesia menggandeng Kominfo RI dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menggelar sosialisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi, Rabu (14/11). Bertempat di Pondok Pesantren Syaichona Cholil, sosialisasi itu digelar dengan tajuk "Santri Entrepreneur".

Nasih, Ketua Rabitah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Bangkalan sekaligus Pengasuh PP. Syaichona Cholil dalam sambutannya mengajak para santri saat untuk mengubah mindset. "Santri saat ini jangan hanya menguasai kitab kuning, tapi di bidang ilmu TIK dan lainnya," ujar Nasih.

"Santri hakikatnya penerus bangsa, kader yang siap segala tantangan di era apapun, termasuk di era digital yang sangat luar biasa," tuturnya.

Acara itu menghadirkan Drs. Gun Gun Siswandi dari Kementerian Kominfo sebagai pemateri. Di hadapan para santri, menjelaskan tentang wabah hoax dan cara mencegahnya.

"Masyarakat dan santri harus dapat menyaring informasi yang ada di medsos. Jika ada kata-kata viralkan, sebarkan (share) menggunakan huruf yang di-bold, itu indikator berita hoax, ujaran kebencian. Jadi kalau mau share maka yang harus dipahami bahwa fakta jelas, sumber datanya valid," ungkap Drs. Gun Gun Siswandi.

Dalam kesempatan itu, Gun Gun mengajak para santri untuk menjadi garda terdepan memerangi hoax atau ujaran kebencian. "Karena santri sudah ditanamkan kebaikan dari sejak dini, nilai-nilai luhur santri sudah kuat," tegasnya.

Sementara KH. Ahmad Sugeng Utomo mewakili Majelis Pesantren Indonesia memaparkan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi.

"Santri dan masyarakat harus diberdayakan dalam pemamfaatan IT serta komunikasi yang dibangun oleh pemerintah. Harus digunakan secara maksimal, tidak hanya cukup sebagai sarana komunikasi, akan tetapi dapat meningkatkan kesejahteraan masa depan santri dan masyarakat saat ini," paparnya.

Turut hadir dalam acara ini, yakni Wakil Bupati Bangkalan serta sejumlah kepala OPD, Kapolres, Dandim 0829, Camat Bangkalan, Lurah Demangan, Ketua PCNU Bangkalan, dan para ustadz pondok pesantren. (uzi/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...