Lima anggota geng motor yang diamankan. Foto: SOFFAN S/BANGSAONLINE
KOTA MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com – Merasa tidak terima teman wanitanya dibonceng anggota kelompok Honda CB, Riko yang dibakar rasa cemburu bersama Muzaki dan Wahyudi nekat melakukan penyerangan terhadap salah satu anggota geng motor tersebut dengan cara ditendang.
Mengetahui kejadian itu, anggota kelompok ini kemudian melakukan pengejaran terhadap ketiganya. Bukanya Riko yang tertangkap, Muzaki yang justru menjadi bulan-bulanan belasan anggota geng motor tersebut hingga harus dirawat di ruang IGD RSUD Surodinawan Kota Mojokerto.
BACA JUGA:
- Polres Mojokerto Tangkap Residivis Pencurian Minimarket
- Viral Freestyle Motor di Mojokerto, Tiga Pemuda Dijemput Polisi dan Minta Maaf
- Komplotan Pencuri Truk Crane Dibekuk Polres Mojokerto Saat Hendak Kabur ke Kalimantan
- Ayah Tiri di Mojokerto Diringkus Polisi Usai Cabuli Anaknya Sejak SD hingga Kuliah
Selanjutnya kasus penganiayaan itu kini sudah ditangani Reskrim Polsek Prajuritkulon.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Prajuritkulon Kompol Hadi Suryo P menjelaskan, jika pengeroyokan tersebut berlangsung pada hari Minggu (3/6) kemarin. Ia menjelaskan, ada dua kelompok yakni kelompok Safiin dari kelompok Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto dan kelompok Muzaki warga Pekuncen, Surodinawan, Kota Mojokerto.
"Secara kebetulan kedua kelompok ini sama-sama selesai melihat kegiatan balap liar di daerah Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Dalam perjalanan pulang, tepatnya di daerah Desa Sambiroto, Riko yang terlihat cemburu saat melihat teman wanitanya yang bernama Reni (janda kembang asal Pulorejo Kota Mojokerto) dibonceng salah satu anggota geng motor Honda CB, langsung menendang pengendara tersebut," jelasnya.
Mengetahui temannya diserang, anggota lainnya langsung melakukan pengejaran. Dari kubu kelompok Riko, saat melihat jumlah mereka kalah banyak, kelompok ini langsung memilih untuk kabur.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





