Selasa, 20 April 2021 05:28

Ciri Orang Pesantren: Mandiri, Ikhlas-Sederhana, Rasa Keindonesiaan Tinggi

Senin, 25 Agustus 2014 16:53 WIB
Editor: m mas'ud adnan
Ciri Orang Pesantren: Mandiri, Ikhlas-Sederhana, Rasa Keindonesiaan Tinggi
Menteri Agagma RI Lukman Hakim Saifuddin. Foto: infopublik.kominfo.go.id

JOMBANG(BangsaOnline)Menteri agama RI Lukman Hakim Saifuddin menyebut tiga ciri utama alumnus pesantren. Pertama, orang-orang jebolan pesantren bersikap mandiri. Karena sejak kecil mereka sudah terbiasa hidup dalam suasana belajar dan komunitas yang semua dikerjakan sendiri.

Kedua, alumnus pesantren dikenal ikhlas dan sederhana. Karena sejak belajar mereka diajarkan dan ditanamkan nilai-nilai agama tentang kejujuran, keikhlasan dan kesederhanaan.

Ketiga, alumnus pesantren dikenal punya rasa keindonesiaan yang sangat tinggi. Jadi, meski berasal dari berbagai suku, ketika bertemu dan belajar di sekolah mereka saling menghargai. Mereka merasa sebagai bangsa Indonesia. “Ini yang belakangan mulai perlu kita cermati dalam masyarakat,” kata Lukman Hakim Saifuddin saat meresmikan SMA Trensains Pesantren Tebuireng II di Ngoro Jombang. Karena, kata Lukman, belakangan rasa keindonesiaan atau nasionalisme dalam masyarakat kita mulai banyak tergerus akibat ideologi impor. Karena itu, menurut Menag, kontribusi pesantren luar biasa besar dalam masalah rasa keindonesiaan itu. Sebab tokoh-tokoh dan ulama pesantren adalah peolopor utama dalam membangun dan mempertahakan rasa keindonesiaan itu. Contohnya Hadratussyakh Hasyim Asy'ari, KHA Wahid Hasyim dan ulama pesantren lainnya.  

Dalam acara itu hadir pengasuh Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid (Gus Solah) dan para alumni Pesantren Tebuireng dari seluruh nusantara. Maklum usai acara peresmian itu, para alumni menggelar acara temu alumni dan musyawarah nasional Ikatan Keluarga Alumni Santri Tebuireng di serambi masjid Pesantren Tebuireng Pusat.

BACA JUGA : 

Pengasuh Ponpes Dukung Polda Jatim Berantas Narkoba

Perkuat Ekonomi Pesantren, Pengurus BagusS Jatim Gelar Sarasehan dan Silaturahim

Dikritik Soal Doa Lintas Agama, Menag Yaqut Akhirnya Bilang Begini di Tulungagung

Jokowi: Vaksin AstraZeneca akan Digunakan di Lingkungan Pondok Pesantren

Seperti diberitakan bangsaonline.com, Pesantren Tebuireng kini berkembang pesat. Pesantren yang didirikan Hadratussyaikh Hasyim Asyari ini kini berkembang menjadi empat pesantren. Yaitu Pesantren Tebuireng pusat, pesantren Tebuireng II di Ngoro Jombang, Pesantren Tebuireng III di Riau dan Pesantren Tebuireng IV juga di Riau.

Dalam sambutannya Gus Solah mengaku mendapat banyak sumbangan tanah wakaf dari masyarakat untuk kepentingan pengembangan lembaga pendidikan Pesantren Tebuireng. “Banyak sekali masyarakat yang menyumbangkan tanah,” kata adik kandung Presiden RI keempat KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan cucu pendiri NU Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari itu.

Polisi dan Tukang Becak, Madura Kok Dilawan
Senin, 19 April 2021 21:38 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Anekdot Gus Dur Edisi Ramadan episoode ke-8 ini mereview tukang becak asal Madura yang dihadang polisi karena dianggap melanggar rambu-rambu lalu lintas. Di jalan raya itu memang tertancap rambu lalu lintas berupa ga...
Jumat, 16 April 2021 16:59 WIB
BANYUWANGI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Banyuwangi memiliki cara menarik untuk memelihara infrastruktur fisiknya. Salah satunya, dengan menggelar festival kuliner di sepanjang pinggiran saluran primer Dam Limo, Kecamatan Tegaldlimo be...
Senin, 19 April 2021 05:29 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Dua guru besar ini punya integritas dan reputasi tinggi di bidangnya masing-masing. Nah, Dahlan Iskan kali ini tak banyak menulis. Tapi menurunkan pandangan dua profesor yang dua-duanya kontra dan kritis terhadap Vaksin...
Selasa, 20 April 2021 00:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*60. Wa-idz qaala muusaa lifataahu laa abrahu hattaa ablugha majma’a albahrayni aw amdhiya huqubaanDan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada pembantunya, “Aku tidak akan berhenti (berjalan) sebelum sampai ke ...
Minggu, 18 April 2021 12:17 WIB
Memasuki Bulan Ramadan dan ibadah puasa, rubrik ini akan menjawab pertanyaan soal-soal puasa. Tanya-Jawab tetap akan diasuh Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A., Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)...