Sebelas Kelurahan di Kecamatan Pesantren Kota Kediri Terima Mobil Pelayanan Masyarakat

Sebelas Kelurahan di Kecamatan Pesantren Kota Kediri Terima Mobil Pelayanan Masyarakat Camat Pesantren, Yudi Kuncoro didampingi Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi saat menyerahkan mobil pelayanan masyarakat kepada Lurah Burengan, M. Puger. (Ist).

KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 11 kelurahan di Kecamatan Pesantren menerima Mobil Pelayanan Masyarakat (Mopmas) pada Jumat (2/1/2026) untuk memperkuat layanan publik hingga tingkat kelurahan.

Penyerahan armada tersebut melengkapi kebutuhan 15 kelurahan yang ada di Kecamatan Pesantren dan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kediri dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Camat Pesantren Yudi Kuncoro mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni awal tahun, melainkan penanda perubahan arah pelayanan publik yang lebih cepat dan responsif.

“Kegiatan ini wujud rasa syukur kita telah melewati 2025 dan memasuki 2026. Bersamaan dengan itu, hari ini kami menyerahkan 11 unit mobil pelayanan masyarakat. Harapannya, kendaraan ini benar-benar membawa manfaat besar dan keberkahan bagi warga Kota Kediri,” kata Yudi.

Yudi menegaskan, seluruh layanan Mopmas diberikan secara gratis tanpa pungutan apa pun.

Pemerintah kecamatan juga telah menyiapkan bahan bakar minyak (BBM) dalam kondisi penuh agar armada dapat langsung dioperasikan.

“Semua layanan gratis. Bahkan BBM untuk 11 unit ini sudah kami isi penuh. Beberapa hari ke depan lurah tidak perlu memikirkan biaya operasional. Tinggal fokus melayani masyarakat,” ujarnya.

Ia juga meminta para lurah segera mensosialisasikan standar operasional prosedur (SOP) kepada masyarakat agar pemanfaatan Mopmas berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Lurah Burengan M Puger Sapto Utomo yang mewakili seluruh lurah se-Kecamatan Pesantren menyambut positif penyerahan armada tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi kebijakan ini. Mopmas benar-benar membantu kelurahan menjangkau masyarakat lebih cepat, khususnya dalam layanan darurat dan sosial. Kami berkomitmen memaksimalkan pemanfaatannya demi pelayanan publik yang semakin prima,” ucap Puger Sapto.

Ia menambahkan, dengan terpenuhinya armada pelayanan, Kecamatan Pesantren optimis tahun 2026 menjadi awal peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih responsif dan menyentuh langsung kebutuhan warga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi turut mengingatkan pentingnya penggunaan Mopmas secara bertanggung jawab.

“Mobmas ini bukan sekadar fasilitas, tetapi juga tanggung jawab. Saya berpesan kepada para kepala kelurahan agar kendaraan ini digunakan secara amanah, tepat guna, dan benar-benar untuk melayani kepentingan masyarakat,” ujarnya. (uji/van)