Senin, 25 Mei 2020 09:24

700 Ikan Ramaikan Festival Koi Kediri 2018

Senin, 05 Maret 2018 21:23 WIB
Wartawan: Arif Kurniawan
700 Ikan Ramaikan Festival Koi Kediri 2018
Ikan-ikan yang dilombakan di Convention Hall Simpang Lima Gumul Kediri. Foto: dinas kominfo

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Festival Koi Show 2018 digelar di Convention Hall Monumen Simpang Lima (SLG) Kabupaten Kediri. Sebanyak 204 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ikut dengan jumlah ikan koi yang dilombakan mencapai 700 ekor.

Ketua Koi Club Kabupaten Kediri Sahrul Munir mengatakan, Festival Koi Show ini dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Kediri ke 1.214 tahun. 

“Peserta berasal dari berbagai penjuru Nusantara di Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatera, Jogjakarta, Bandung, Jakarta, Surabaya, Kediri dan masih banyak lagi,” kata Sahrul, yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Sabtu (3/3).

Dalam festival ikan koi ini ada berbagai jenis ikan koi yang dilombakan. Antara lain, ikan koi kohaku, tancho, asagi, shusui, bekko doitsu, koromo, goshiki, hikari mujimono, ki utsurimono, dan kinginrin.

Sahrul berharap, dengan adanya festival koi ini mampu mengangkat pamor ikan koi sendiri, mampu mengangkat harga jual ikan.

Festival ini juga menjadi penyemangat dari para pembudidaya ikan koi dalam menggeluti pekerjaan di dunia perikanan ini.

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri, Nur Hafid, dalam festival lomba ikan koi ini ada beberapa kriteria yang dinilai, yakni mulai dari ukuran, warna, corak, dan kesehatan ikan.

Dinas Perikanan bersama panitia bekerja sama dengan juri berstandar internasional untuk menilai iklan yang dilombakan. Ada delapan orang juri yang dipersiapkan. Mereka akan dibagi menjadi dua kelompok untuk menilai ikan dari kriteria yang ditentukan. 

“Acara ini untuk meningkatkan kualitas ikan, juga sebagai promosi bagi masyarakat untuk lebih menggemari ikan koi. Mengingat prospek ikan koi sangat bagus. Sehingga mampu meningkatkan perekonomian para penghobi ikan koi," tutupnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kab. Kediri H. Supoyo, SH. MSi. sangat mengapresiasi terselenggaranya Festival Ikan Kabupaten Kediri. Menurutnya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para pembudidaya koi dan cupang di Kabupaten Kediri serta bagi pembudidaya ikan hias di seluruh Indonesia.

“Sebagai agenda rutin yang digelar tiap tahun, event ini menjadi ajang yang sangat baik untuk mempertemukan para pembudidaya dan penghobi ikan hias dari berbagai daerah di Indonesia. Sehingga akan dapat meningkatkan nilai ekonomi, sekaligus mengangkat ikan hias lokal sebagai salah satu produk unggulan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kediri,” katanya.

Sampai tahun ini, potensi ikan hias di Kabupaten Kediri tercatat sebanyak 291.551.000 ekor. Untuk betta sejumlah 96.720.000 ekor dengan nilai ekonomis sekitar 43 M. Sementara itu koi tercatat 59.703.000 ekor dengan nilai ekonomis mencapai 238 M. Sentra ikan tersebar di beberapa wilayah, yaitu Kecamatan Plosoklaten, Ngadiluwih, Badas, Kras, Kandat, Ringinrejo, Gurah dan Wates. Wilayah-wilayah tersebut diharapkan menjadi pusat pembudidayaan dan pemasaran ikan hias koi yang nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kediri. (adv/rif)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Sabtu, 23 Mei 2020 23:28 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*21. Unzhur kayfa fadhdhalnaa ba’dhahum ‘alaa ba’dhin walal-aakhiratu akbaru darajaatin wa-akbaru tafdhiilaanPerhatikanlah bagaimana Kami melebihkan sebagian mereka atas sebagian (yang lain). Dan kehidupan ...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...