Sabtu, 21 Juli 2018 10:59

Dihempas Bencana, Kunjungan Wisata ke Pacitan Merosot Tajam

Rabu, 13 Desember 2017 15:33 WIB
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Dihempas Bencana, Kunjungan Wisata ke Pacitan Merosot Tajam
Salah satu infrastruktur jalan di Pacitan yang masih dalam proses pembersihan. Foto : IST

PACITAN, BANGSAONLINE.com- Animo kunjungan wisata ke Pacitan merosot tajam seiring terjadinya bencana alam banjir bandang dan tanah longsor, Selasa (28/11) lalu. Puncak kunjungan wisata yang diperkirakan bakal berlangsung saat libur Natal dan tahun baru nanti luput dari harapan.

Persoalan tersebut lebih dipengaruhi sulitnya akses menuju Pacitan, serta kondisi cuaca yang terbilang masih cukup ekstrem. Sejumlah ruas jalan, utamanya dari jalur utara yaitu Ponorogo-Pacitan kondisinya masih cukup membayakan. Sekalipun lancar, namun pengendara harus ekstra hati-hati saat melewati titik-titik longsor serta jalan ambles di Desa Gegeran yang hingga detik ini masih diberlakukan buka-tutup jalan.

Hal yang sama juga terjadi di jalur alternatif Pacitan-Solo melalui Sedeng. Jalur yang memperpendek radius menuju Pacitan tersebut saat ini kondisinya juga memprihatinkan, terutama di lokasi tanjakan, Dusun Mloko.

Selain terjadi rekahan-rekahan aspal, juga banyak lubang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu-lintas. Pantauan media hingga saat ini, jalur tersebut belum ada langkah perbaikan sekalipun sudah bisa dilewati banyak kendaraan.

Kabid Promosi Dinas Pariwisata dan Olahraga Pacitan, Hartoko membenarkan adanya penurunan kunjungan wisata ke Pacitan. "Itu berlaku secara menyeluruh di hampir semua daerah tujuan wisata (DTW) yang ada di Pacitan," katanya, Rabu (13/12).

Ia pun juga pesimis untuk bisa mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) yang ditetapkan sebesar Rp 10,6 miliar pasca Perubahan APBD lalu. "Kita berupaya mengejar realisasi dari target tersebut," jelasnya.

Saat ditanya DTW mana yang paling terdampak menurunnya kunjungan wisata, ‎Hartoko belum bisa memerinci secara pasti. "Yang jelas hampir semua DTW mengalami penurunan kunjungan wisata," jawabnya. (yun/ian)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Sabtu, 21 Juli 2018 10:50 WIB
Assalamualaikum ustaz. Saya mau tanya, saya sudah dilamar bulan Februari lalu. Tapi, sampai bulan Juli ini sya belum dinikahkan juga dengan pria yang melamar saya tersebut. Padahal saya sangat ingin dinikahkan sesegera mungkin setelah khitbah. Pih...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...