Senin, 18 November 2019 17:52

H-7 Lebaran, Kendaraan Berat Dilarang Melintas di Jombang

Jumat, 16 Juni 2017 16:38 WIB
Wartawan: Romza
H-7 Lebaran, Kendaraan Berat Dilarang Melintas di Jombang

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Guna memperlancar arus mudik lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang akan melarang bagi truk berukuran besar atau kendaraan berat melintas pada H-7 hingga H+7 Idul Fitri 1438 Hijriyah. Jika ada yang melanggar, maka kendaraan tersebut akan diberi sanksi.

Imam Sudjianto, Kepala Dishub Jombang menjelaskan, aturan tersebut dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk kendaraan yang memuat material seperti batu, pasir dan koral tidak diperbolehkan melintas mulai H-7 hingga H+7. Sedangkan, truk gandeng, kontainer, dan pengangkut barang dengan sumbu lebih dari dua mulai dilarang melintas saat H-4 lebaran.

“Larangan kendaraan berat melintas guna untuk memperlancar arus kendaraan saat pelaksanaan mudik Lebaran. Itu sesuai dengan surat yang dikeluarkan Dirjen Perhubungan darat Kemenhub,” kata Imam Kepada wartawan Jumat (16/6/2017).

Menurut Imam, pihaknya sudah melakukan pemasangan rambu-rambu larangan di beberapa titik jalur yang ada di Kabupaten Jombang sebagai langkah sosialisasi. “Selain itu juga sosialisasi kita lakukan dengan berkirim surat kepada pemilik armada angkutan,” ujarnya.

Imam menyatakan akan menyerahkan kepada pihak kepolisian apabila ada yang melanggar aturan tersebut. “Kita lakukan sinergitas dengan aparat kepolisian karena wewenang penindakan ada di mereka, namun larang tersebut tidak berlaku untuk kendaraan yang memuat sembako, BBM dan bahan makanan lain,” ungkapnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana menegaskan akan melakukan tindakan tilang terhadap truk pengangkut nonsembako, BBM dan bahan makan lain, jika kedapatan beroperasi saat larangan berlaku.

“Mereka yang melintas akan kita tindak dengan pemberian surat tilang serta kendaraannya akan kita parkirkan di kantong-kantong parkir yang sudah ada,” tegasnya.

Disebutkan Inggal, sejumlah kantong parkir untuk truk itu di antaranya di SPBU di sepanjang jalan Nasional Surabaya - Madiun dan di terminal kargo Tunggorono. "Mereka baru boleh beroprasi setelah larangan tersebut berakhir," pungkasnya. (rom)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...