Selasa, 23 Januari 2018 03:05

Si Karet Manis yang Banyak Manfaat

Sabtu, 03 Juni 2017 12:00 WIB
Si Karet Manis yang Banyak Manfaat

Oleh: Iis Nur Afifah*

Di era yang semakin berkembang ini, produk-produk makanan ringan maupun makanan berat baik dari dalam negeri maupun luar negeri semakin tidak terkendali peredarannya. Di antara berbagai makanan itu, tidak sedikit makanan ataupun jajanan yang mengandung zat kimia yang dapat merusak kesehatan. Ironisnya, makanan-makanan tersebut juga beredar di lingkungan sekolah. Hal ini membuat para anak-anak harus waspada dan selektif dalam membeli makanan di lingkungan sekolah.

Berbicara soal makanan dan kesehatan, kita bisa memulai dari hal-hal kecil. Untuk menjaga kesehatan tubuh misalnya, kita cukup menjaga pola makan dan olahraga rutin. Di samping itu, kita juga harus menjaga organ tubuh kita sehat.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga kesehatan mulut dan gigi, karena awal mula makanan masuk ke tubuh melalui mulut dan dikunyah. Apabila kesehatan mulut dan gigi terganggu, maka akan menghambat pula gizi yang seharusnya kita dapat.

Biasanya jika berbicara tentang kesehatan mulut dan gigi, presepsi masyarakat tidak jauh-jauh dari menghindari jajanan gulali atau permen. Karena stigma di masyarakat,  jenis jajanan itu dapat merusak kesehatan gigi. Memang benar jika terlalu banyak mengonsumsi makanan manis dapat merusak struktural gigi. Hal ini diperparah jika kita kurangnya memeriksakan gigi ke puskesmas atau ke dokter gigi.

Tapi, tenyata tidak semua permen atau gulali itu berpengaruh negatif bagi kesehatan mulut dan gigi. Ada satu permen yang ternyata baik dan bermanfaat untuk kesehatan gigi, yakni permen karet.

Memang sebagian besar masyarakat memandang permen karet harus dihindari, khususnya oleh anak-anak, dengan alasan berbahaya jika tertelan karena tidak bisa dicerna oleh tubuh. Namun ternyata anggapan masyarakat itu salah. Permen karet yang tidak dapat dicernah tubuh itu hanya mitos.

Mengutip pernyataan Gerry Mullin, seorang profesor kedokteran di Johns Hopkins Hospital, bahwa tubuh dapat mencerna sebagian zat yang ada pada permen karet, dan sisanya akan dikeluarkan melalui sistem pencernaan tubuh.

Memang ia menjelaskan jika permen karet yang menempel di perut atau usus tubuh, perlu waktu lebih lama bagi untuk dapat melewati sistem pencernaan pada usus. Tetapi bukan berarti sampai berbulan-bulan, apalagi bertahun-tahun.

Dari penjelasan tersebut, para ibu-ibu pun kini seharusnya tidak perlu khawatir lagi jika anak-anak mengonsumsi permen karet, apabila melihat banyaknya manfaat. Berikut ulasannya:

1. Permen karet bermanfaat untuk mengaktifkan kelenjar air liur, yang nantinya dapat menetralkan asam pada tubuh. Mengunyah permen karet yang bebas gula selama 10 menit dalam sehari bisa membersihkan sekitar 100 juta bakteri yang ada dimulut kita.

Penelitian menemukan bahwa permen karet dapat membersihkan gigi, mampu membersihkan miliaran bakteri dalam mulut, serta mengatasi plak dan asam yang menyerang enamel gigi, yang bersiko menyebabkan gigi berlubang. Dalam uji klinis juga menunjukkan bahwa mengunyah permen karet bebas gula yang mengandung Xylitol, bermanfaat untuk kesehatan gigi, yang membantu mengurangi kerusakan gigi.

Sebenarnya permen juga diperlukan oleh mulut dan gigi sebagai penyeimbang proses pencernaan manusia, tapi yang perlu diperhatikan itu gadar gula dan pemanis yang tergandung dalam permen tersebut. Namun saat ini juga banyak yang menjual pemanis alami, sehingga orang tua tidak perlu khawatir. Selain itu, juga terdapat beberapa varian rasa mint dalam permen.

2. Permen karet dapat mengurangi berat badan dan juga dapat dijadikan program diet. Karena saat mengunyah permen karet, tubuh mengeluarkan energi untuk membakar kalori. Dalam penelitian menyebutkan bahwa dengan mengunyah permen karet selama 1 jam dapat membakar 11-14 kalori. Selain itu saat kita mengunyah permen karet juga dapat mengurangi keinginan nyemil dan nafsu makan juga terkontrol.

Nah, dengan mengunyah permen karet bagi orang yang aktivitasnya padat dapat dilakukan untuk mengurangi kalori sebagai ganti olahraga. Akan tetapi disarankan tetap melakukan olahraga rutin dan menjaga pola makan ya.

3. Selain itu, mengunyah permen karet juga dapat meningkatkan kognitif dan mood seseorang. Ditinjau dari penelitian, bahwa saat mengunyah permen karet otak kita distimulus aktif dengan gerakan mengunyah tersebut, sehingga otak lebih aktif bekerja dan dapat meningkatkan konsentrasi karena terhindar dari kegiatan melamun atan bengong. Selain itu, saat terjadi perubahan mood atau stress, mencoba mengkonsumsi permen karet dapat mengalihkan sedikit kecemasan anda.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya jajanan si karet manis ini banyak sekali manfaat yang dapat diserap oleh tubuh kita. Hanya saja terlihat buruk jika para oknum atau pedagang berbuat curang dengan menambah zat-zat pewarna maupun pemanis buatan yang sangat berdampak buruk bagi tubuh.

Akan tetapi perlu diperhatikan juga bahwa permen karet mengandung Sorbitol, yang apabila dikonsumsi sebanyak 16 butir setiap harinya dapat menyebabkan diare secara tiba-tiba. Ini karena sifat dari Sorbitol serupa dengan obat pencahar jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak. Lebih baik konsumsi permen karet sewajarnya saja, agar kita dapat menikmati manfaatnya tanpa efek samping bagi tubuh.

*Penulis merupakan mahasiswa jurusan Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang (iis.afifah12@gmail.com)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 17 Januari 2018 18:53 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*PILKADA hadir menjadi pesona yang memukaukan pandangan bagi mereka yang gandrung kekuasaan. Hiruk pikuknya dianggap sebagai tembang yang melantunkan merdunya kosa kata. Kampanye digelar guna meneriakkan cita-cita menjemput takdir...
Sabtu, 13 Januari 2018 23:58 WIB
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . . Subhaana alladzii asraa bi’abdihi laylan mina almasjidi alharaami ilaa almasjidi al-aqshaa alladzii baaraknaa hawlahu linuriyahu min aayaatinaa innahu huwa alssamii’u albashiiru (1)."Subhaana alladzii as...
Oleh: Dr. KH. Imam Ghazali Said., MA
Sabtu, 13 Januari 2018 10:54 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Kamis, 18 Januari 2018 23:31 WIB
LONDON, BANGSAONLINE.com - Nell McAndrew (44), mantan model glamour tetap mempertahankan pola hidup sehat. Dia rutin berlatih dan minum jus. Tak heran, di usianya yang tak muda lagi, tubuhnya masih sintal. Saat di puncak kariernya, wajah dan lekuk ...