Minggu, 29 Maret 2020 07:23

Tiga Produsen Mercon di Jombang Diamankan Polisi

Jumat, 26 Mei 2017 15:37 WIB
Wartawan: Romza
Tiga Produsen Mercon di Jombang Diamankan Polisi

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Jajaran Satreskrim Polres Jombang menangkap tiga orang produsen bahan peledak, Kamis (25/5/2017) malam. Selain mengamankan pelaku, korps berseragam cokelat juga menyita sejumlah barang bukti.

Tiga pelaku yakni Supriyadi (35) warga Desa Keras, Kecamatan Diwek, Suwantin (41), dan Sumina (43) keduanya warga Desa Pucangro, Kecamatan Gudo. “Tiga orang kami amankan sebagai produsen sekaligus pengedar bahan peledak,” kata Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Wahyu Norman Hidayat saat konferensi pers, Jumat (16/5/2017).

Norman menjelaskan, penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat bahwa pelaku sudah hampir satu bulan terakhir memproduksi bahan peledak yang dijadikan petasan. Selanjutnya, polisi melakukan penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

“Setelah kami tangkap, pelaku mengakui petasan hasil produksinya diedarkan ke konsumen di Kabupaten Jombang, Nganjuk, Mojokerto dan Kediri. Petasan ini akan digunakan konsumen saat malam bulan puasa setelah tarawih dan waktu sahur di bulan ramadhan,” lanjut Norman.

Dari Supriyadi, petugas menyita barang bukti berupa 10 kilogram belerang, 14 kilogram campuran belerang dengan potasium, 1 kantong brown, 1 unit timbangan, 1 buah saringan, dan 1 kantong plastik berisi plastik pembungkus. Barang bukti dari pelaku Suminah berupa 24 pak mercon jenis sreng dor berisi 50 biji, 40 mercon jenis kacangan berisi 20 biji, 2 kilogram obat mercon yang sudah jadi, 4 biji mercon jenis sreng dor, 19 biji mercon kacangan, 4 ikat sumbu mercon, 60 bungkus plastik kecil obat mercon, dan 2 baskom.

Sedangkan dari tangan Suwantin, barang bukti yang diamankan petugas berupa 9 bungkus mercon sleng dor isi 450 biji, 20 bungkus plastic ukuran 0,5 kilogram obat mercon sudah jadi, 20 bungkus plastic kecil berisi obat mercon sudah jadi, 3 ikat sumbu mercon, dan 1 bungkus plastik cetik.

“Para pelaku dijerat pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup,” pungkas Norman. (rom)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...