Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berjabat tangan dengan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah.
JAKARTA, BANGSAONLINE.com – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi kehadiran dan komitmen Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Menurut Lia Istifhama, kehadiran Gubernur Jawa Timur bersama Wakil Gubernur dan jajaran Forkopimda menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyelaraskan kebijakan daerah dengan agenda prioritas nasional. Rakornas dinilai sebagai forum strategis untuk memastikan kesinambungan program pembangunan pusat dan daerah berjalan efektif serta berdampak langsung bagi masyarakat.
“Langkah Gubernur Jawa Timur yang aktif hadir dalam Rakornas bersama Presiden merupakan sinyal kuat bahwa Jawa Timur siap menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam menyukseskan program prioritas nasional,” ujar Lia dalam keterangannya, Senin (2/2).
Lia menilai, posisi Jawa Timur yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional membutuhkan kepemimpinan daerah yang responsif dan progresif. Dalam konteks tersebut, kehadiran Gubernur Khofifah di Rakornas tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga mencerminkan kesiapan Jawa Timur dalam mengimplementasikan kebijakan nasional secara terukur dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Program-program strategis seperti swasembada dan kedaulatan pangan, penguatan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemerataan pembangunan wilayah membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan yang solid.
“DPD RI tentu mendorong agar hasil Rakornas ini tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi benar-benar diterjemahkan menjadi program konkret di daerah. Jawa Timur memiliki modal sosial, ekonomi, dan kelembagaan yang kuat untuk itu,” tegasnya.
Lia Istifhama juga berharap, hasil Rakornas dapat memperkuat posisi daerah dalam perumusan kebijakan nasional, sekaligus memastikan aspirasi masyarakat daerah terakomodasi secara adil. Menurutnya, peran kepala daerah seperti Gubernur Jawa Timur sangat strategis sebagai penghubung antara kebijakan pusat dan kebutuhan riil masyarakat di daerah.
“Dengan kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif, saya optimistis Jawa Timur dapat terus menjadi contoh praktik baik sinergi pusat dan daerah dalam pembangunan nasional,” pungkas Lia.






