Senin, 18 November 2019 02:39

Aliran Sesat di Gunung Sukmo Ilang Jember Digerebek, 6 Gubuk Dibongkar, 6 Orang Diamankan

Rabu, 15 Februari 2017 15:57 WIB
Aliran Sesat di Gunung Sukmo Ilang Jember Digerebek, 6 Gubuk Dibongkar, 6 Orang Diamankan
Petugas dari Polsek dan Koramil Wuluhan saat membongkar gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat pengajaran aliran sesat. foto: PENDAM BRAWIJAYA

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ajaran sesat yang berupaya dikembangkan oleh sekelompok orang di areal gunung Sukmo Ilang Petak 4 Wilayah RLH Glundengan Ds Taman Sari Kec Wuluhan Kab Jember beberapa hari ini menjadi perbincangan masyarakat desa tersebut. Sementara lahan yang dipakai oleh pengikut ajaran sesat tersebut merupakan areal milik Perhutani Jember.

Kabar ini kemudian juga sampai ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tamansari yang diteruskan kepada atasannya masing-masing. Hal ini kemudian ditindaklanjuti Kapolsek bersama Danramil 0824/23 Wuluhan dibantu beberapa anggota dan masyarakat mengadakan pengecekkan ke tempat tersebut, Selasa (14/02/2017) pukul 10.00 WIB.

Sesampai di tempat tersebut yang terletak di sisi barat gunung Sukmo Ilang, diketemukan 6 gubuk yang disinyalir sebagai tempat mengajarkan ajaran sesat dimaksud. Petugas Polsek dan Koramil Wuluhan kemudian langsung mengamankan beberapa orang, antara lain, Supartono (39 tahun) warga Ds Tamansari Wuluhan, Sodik (45 tahun), Supangat (29 tahun), Iwan (18 tahun), Sutari (55 tahun) dan Sumekto (70 Tahun) asal Kab Blitar yang diduga sebagai ketua padepokan tersebut.

Gubuk-gubuk tersebut akhirnya dibongkar oleh masyarakat, dan pelaku diamankan untuk diambil keterangannya di Polsek Wuluhan. Sementara dari penggerebekan itu, petugas juga mengamankan barang bukti yang disertakan di antaranya 3 buah clurit, cangkul, kabel panjang dan bak mandi 2 buah.

Komandan Koramil 0824/23 Wuluhan Kapten Arm Pujianto saat kami konfirmasi membenarkan bahwa dirinya bersama Kapolsek Wuluhan Akp Zaenuri telah melakukan penggerebekan tempat yang diduga mengembangkan ajaran sesat.

"Hal tersebut berdasarkan keresahan warga masyarakat sekitarnya yang melaporkan kepada kami. Setelah dalam pengamatan beberapa hari ini dan tadi (kemarin) kita putuskan untuk kita tindaklanjuti," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Komandan Kodim (Dandim) 0824 Jember Letkol Inf Rudianto. "Saya sangat mendukung sekali dengan upaya Polsek dan Koramil Wuluhan untuk menutup padepokan tersebut," tegasnya.

"Permasalahan tersebut saat ini sedang dalam penanganan Polsek Wuluhan. Tugas kita hanya memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa di sekitarnya tidak ada hal-hal yang meresahkan. Dan apabila menyangkut permasalahan hukum tentunya kita meyerahkan ke Polri untuk penanganan lanjutannya," pungkasnya. (*/rev)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Minggu, 17 November 2019 01:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...