Senin, 19 Agustus 2019 17:58

Bupati Nyono Dukung KPK Selidiki Kasus Jombang, Tapi Belum Tahu Kasusnya Apa

Selasa, 06 Desember 2016 10:55 WIB
Editor: choirul
Wartawan: romza
Bupati Nyono Dukung KPK Selidiki Kasus Jombang, Tapi Belum Tahu Kasusnya Apa
Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko saat ‘ditembak’ pertanyaan wartawan, di pendopo Kabupaten setempat, Selasa (6/12/2016) pagi. foto: RONY SUHARTOMO/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko menyatakan mendukung penegakan hukum yang dilakukan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Termasuk dalam memproses hukum kasus yang menjerat Sekda Jombang, Ita Triwibawati. Di mana, Ita sudah ditetapkan tersangka oleh lembaga anti rasuah tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Nyono usai membuka Sarasehan KPM (kader Pemberdayaan Masyarakat) di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (6/12/2016) pagi. “Saya menghormati proses hukum yang dilaksanakan oleh KPK. Pemerintah daerah sangat mendukung di dalam penegakan hukum yang telah dilakukan oleh KPK,” ujarnya.

BERITA TERKAIT:

Terkait kasus yang menjerat Sekda Ita apakah juga ada kaitannya dengan kasus Jombang, Ketua DPD Golkar Jatim ini mengaku tidak tahu menahu. “Saya belum tahu kasusnya apa, jadi mohon maaf barangkali KPK ini yang tahu, karena kita sendiri tidak tahu,” akunya.

Ditanya soal penggeledahan yang dilakukan KPK di ruang Sekda dan ruang bagian pembangunan Pemkab Jombang, Senin (5/12) kemarin. Nyono juga mengkau tidak tahu, apakah dalam penyelidikan kasus yang terjadi di Pemkab Jombang atau bukan. Meski sebelumnya, Sekda Ita menyatakan penggeledahan KPK terkait kegiatan Jombang, bukan Nganjuk.

“Kalau kegiatan di Jombang, saya juga tidak tahu. Karena selama ini tidak ada surat maupun apa dari KPK. Kaitannya dengan penggeledahan, itu memang hak mereka (KPK, red). Sehingga penggeledahan ke tempat-tempat lain pun hak KPK. Kita juga tidak boleh melarang,” tandas Nyono.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah petugas berseragam KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memeriksa ruangan Sekda Jombang, Ita Triwibawati, Senin (5/12). Sedikitnya ada 4 petugas yang mengenakan rompi bertuliskan KPK, sedangkan 2 lainnya berpakaian biasa. Para petugas itu memeriksa file-file komputer di ruangan tersebut. 

Ketua KPK, Agus Rahardjo menyatakan Sekda Ita Triwibawati beserta suaminya, Taufiqurrahman yang juga Bupati Nganjuk ditetapkan tersangka korupsi. Namun demikian, KPK tidak menjelaskan rincian kasus korupsi yang dilakukan kedua tersangka tersebut. (rom)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...