Rabu, 12 Agustus 2020 09:56

Bupati Nyono Dukung KPK Selidiki Kasus Jombang, Tapi Belum Tahu Kasusnya Apa

Selasa, 06 Desember 2016 10:55 WIB
Editor: choirul
Wartawan: romza
Bupati Nyono Dukung KPK Selidiki Kasus Jombang, Tapi Belum Tahu Kasusnya Apa
Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko saat ‘ditembak’ pertanyaan wartawan, di pendopo Kabupaten setempat, Selasa (6/12/2016) pagi. foto: RONY SUHARTOMO/ BANGSAONLINE

JOMBANG, BANGSAONLINE.com – Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko menyatakan mendukung penegakan hukum yang dilakukan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Termasuk dalam memproses hukum kasus yang menjerat Sekda Jombang, Ita Triwibawati. Di mana, Ita sudah ditetapkan tersangka oleh lembaga anti rasuah tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Nyono usai membuka Sarasehan KPM (kader Pemberdayaan Masyarakat) di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (6/12/2016) pagi. “Saya menghormati proses hukum yang dilaksanakan oleh KPK. Pemerintah daerah sangat mendukung di dalam penegakan hukum yang telah dilakukan oleh KPK,” ujarnya.

BERITA TERKAIT:

Terkait kasus yang menjerat Sekda Ita apakah juga ada kaitannya dengan kasus Jombang, Ketua DPD Golkar Jatim ini mengaku tidak tahu menahu. “Saya belum tahu kasusnya apa, jadi mohon maaf barangkali KPK ini yang tahu, karena kita sendiri tidak tahu,” akunya.

Ditanya soal penggeledahan yang dilakukan KPK di ruang Sekda dan ruang bagian pembangunan Pemkab Jombang, Senin (5/12) kemarin. Nyono juga mengkau tidak tahu, apakah dalam penyelidikan kasus yang terjadi di Pemkab Jombang atau bukan. Meski sebelumnya, Sekda Ita menyatakan penggeledahan KPK terkait kegiatan Jombang, bukan Nganjuk.

“Kalau kegiatan di Jombang, saya juga tidak tahu. Karena selama ini tidak ada surat maupun apa dari KPK. Kaitannya dengan penggeledahan, itu memang hak mereka (KPK, red). Sehingga penggeledahan ke tempat-tempat lain pun hak KPK. Kita juga tidak boleh melarang,” tandas Nyono.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah petugas berseragam KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) memeriksa ruangan Sekda Jombang, Ita Triwibawati, Senin (5/12). Sedikitnya ada 4 petugas yang mengenakan rompi bertuliskan KPK, sedangkan 2 lainnya berpakaian biasa. Para petugas itu memeriksa file-file komputer di ruangan tersebut. 

Ketua KPK, Agus Rahardjo menyatakan Sekda Ita Triwibawati beserta suaminya, Taufiqurrahman yang juga Bupati Nganjuk ditetapkan tersangka korupsi. Namun demikian, KPK tidak menjelaskan rincian kasus korupsi yang dilakukan kedua tersangka tersebut. (rom)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...