Rabu, 26 Februari 2020 03:43

Sepuluh Pedagang di Pasar Surya Dipanggil Kejari

Minggu, 16 Oktober 2016 23:31 WIB
Sepuluh Pedagang di Pasar Surya Dipanggil Kejari
Didik Farkhan Alisyahdi, Kepala Kejari Surabaya

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sepuluh pedagang Pasar Surya telah dimintai keterangan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya terkait penyelidikan dugaan kasus korupsi Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya, yang ditangani seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Surabaya.

Kepala Kejari Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi, mengatakan hal ini, Minggu (16/10). “Sepuluh pedagang sudah kita mintai keterangan dalam rangkah pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) terkait penyelidikan dugaan kasus ini pada Rabu (12/10) lalu,” ujar dia, saat dikonfirmasi via selulernya.

Demi mendapatkan keterangan dari pedagang, Didik memerintahkan tim yang terdiri dari empat jaksa penyelidik untuk turun ke pasar dimana para pedagang tersebut berjualan.

“Jadi proses pemberian keterangan para pedagang tersebut bukan di kantor Kejari, namun tim jaksa penyelidik yang mendatangi mereka di pasar. Hal itu kita lakukan karena sudah tiga kali mereka tidak hadir terhadap panggilan yang kita layangkan,” ujarnya.

Didik juga menambahkan, hal itu dilakukan karena pihaknya tak ingin penyelidikan kasus ini molor hanya karena belum didapatnya keterangan dari para pedangang. Ditanya soal tahap berikut yang dilakukan penyelidik pasca meminta keterangan para pedagang, Didik belum mau membeberkan secara detail.

“Nanti sajalah, yang pasti kita masih butuh mengumpulkan beberapa bukti dan keterangan lagi hingga status kasus ini bisa dinaikan menjadi penyidikan,” tambah pria asal Bojonegoro ini.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini melakukan pemecatan terhadap 4 kepala pasar dan 3 pegawai yang dibebas-tugaskan. Kepada media. Risma menuturkan, hal itu terpaksa ia lakukan karena tindak lanjut adanya indikasi korupsi di tubuh PD Pasar Surya.

Dugaan penyelewengan keuangan PD Pasar Surya tersebut, tersebar di beberapa pasar di antaranya, Pasar Kembang Rp 166.982.925, Pasar Wonokromo Rp 110.951.678, Pasar Kupang Rp 12 Juta lebih dan Pasar Keputran Selatan sebesar Rp 10.836.198.

Dugaan Korupsi yang terjadi di PD Pasar Surabaya menjadi sorotan banyak pihak. Sebab kasus tersebut dikabarkan banyak melibatkan oknum pejabat di PD Pasar. Dari hasil investigasi yang dilakukan PD Pasar, ternyata ditemukan ada oknum pejabat yang diduga terlibat. (yul/ros)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...