Selasa, 11 Desember 2018 01:53

Gencar Operasi Pasar, Disperindag Bojonegoro Klaim Harga Kebutuhan Pokok Turun

Kamis, 16 Juni 2016 19:18 WIB
Gencar Operasi Pasar, Disperindag Bojonegoro Klaim Harga Kebutuhan Pokok Turun
Ratusan warga saat antre akan membeli bahan pokok di operasi pasar yang digelar Disperindag. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bojonegoro terus melakukan operasi pasar untuk menurunkan harga bahan pokok di pasaran selama Ramadan hingga Lebaran.

Operasi pasar digelar di Pasar Besar Bojonegoro dan Pasar Kalitidu. Bahan pokok yang dijual yakni minyak goreng, beras, gula pasir, dan tepung terigu. Sejak ada operasi pasar, harga beras dan minyak goreng di pasaran mulai berangsur turun.

“Kami akan terus melakukan operasi pasar untuk memastikan harga bahan pokok di pasaran stabil,” ujar Kasi Produksi dan Sarana, Disperindag Kabupaten Bojonegoro, Didik Hari Supriyadi.

Menurut Didik, operasi pasar masih akan dilakukan hingga 30 Juni mendatang. Menurutnya, jika pasokan barang melimpah maka harga juga akan mengalami penurunan. Saat ini sejumlah harga bahan pokok sudah mulai mengalami penurunan.

Beras dan minyak goreng sudah mulai normal. Minyak goreng yang sebelumnya Rp 13.000 per kilogram kini turun menjadi Rp 11.000 per kilogram. Sedangkan beras harganya dik isaran Rp 8.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 9.000/kg.

Namun, kata dia, untuk gula pasir hingga kini harganya masih bertahan di kisaran Rp 15.500 per kg. Disperindag belum bisa memastikan penurunan harga gula tersebut. Pasalnya, kebutuhan gula di masyarakat mendekati Lebaran semakin banyak. “Mau tidak mau permintaan gula akan semakin banyak,” ujarnya.

Pada operasi pasar kali ini stok gula kembali ditambah yaitu menjadi 1 ton per hari. Sebelumnya hanya 850 kilogram per hari. “Awalnya dulu 1 ton tapi dikurangi. Saat ini ditambah lagi,” terangnya.

Disperindag Bojonegoro bersama Bulog Sub Divre III Bojonegoro menggelar operasi pasar sejak 28 Mei 2016. Rencananya, Disperindag bersama Bulog Sub Divre III Bojonegoro akan terus melakukan operasi pasar hingga menjelang hari Raya Idul Fitri mendatang. Selain itu, Disperindag juga telah melakukan pasar murah di 20 titik kecamatan di Bojonegoro yang berlangsung sejak 16 Mei hingga 10 Juni 2016.

Kepala Disperindag Kabupaten Bojonegoro Basuki berharap dengan operasi pasar dan pasar murah yang tengah gencar dilakukan oleh Disperindag mampu menekan harga sejumlah kebutuhan pokok agar tidak melambung tinggi.

Jika hal tersebut belum mampu berdampak maka Disperindag akan terus melakukan operasi pasar karena persediaan beras di Bulog untuk Kabupaten Bojonegoro sendiri masih cukup untuk 6 bulan ke depan.

"Kami harap harga bisa stabil dengan operasi pasar ini, kami akan kawal terus agar harga tidak melambung tinggi," tandasnya. (nur/rev)

Jumat, 07 Desember 2018 13:40 WIB
Oleh: Muchammad Toha*Terlalu pagi saya mendarat di Bandara Hang Nadim, karena untuk sampai di Batam tanpa transit di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng Jakarta dapatnya pesawat pagi. Maka, cukup alasan hotel untuk tidak memberikan kamar pada saya. Bah...
Senin, 03 Desember 2018 14:30 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .  Waja’alnaa allayla waalnnahaara aayatayni famahawnaa aayata allayli waja’alnaa aayata alnnahaari mubshiratan litabtaghuu fadhlan min rabbikum walita’lamuu ‘adada alssiniina waalhisaaba wak...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...