Senin, 25 Maret 2019 17:49

Petani Bantaran Bengawan Solo Panen dengan Harga Tinggi

Selasa, 15 Januari 2019 12:20 WIB
Editor: Rizki Daniarto
Wartawan: Eky Nurhadi
Petani Bantaran Bengawan Solo Panen dengan Harga Tinggi
Aktivitas para petani memanen hasil padi mereka.

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Sejumlah desa di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo, Jawa Timur, panen dengan harga tinggi pada musim hujan awal tahun ini. Harga gabah basah dari sawah mencapai Rp 5.200 per kilogram.

Harga tersebut terbilang cukup tinggi dibandingkan harga panenan pada musim hujan tahun 2017 lalu senilai Rp 4.200 per kilogram. Rp 5.200 ini sama dengan harga gabah pada panenan musim kemarau akhir 2018 kemarin senilai Rp 5.500 per kilogram.

"Kami sangat bersyukur karena musim hujan biasanya lahan kami kebanjiran. Tetapi tahun ini aman dari banjir dan dapat panen dengan harga tinggi," ujar Kepala Desa Pucangarum Sanawi, Selasa, (15/1).

Dia menjelaskan, harga Rp 5.200 itu terkena potongan (refaksi) 5 persen dari bobot gabah dari tengkulak yang membeli. Kata dia, tengkulak yang membeli gabah para petani masih didominasi dari lokal, sehingga tidak ada persaingan harga.

Meski hari ini harga gabah tinggi, namun dia memperkirakan harga tersebut akan turun beberapa minggu ke depan. Sebab, curah hujan di wilayah Bojonegoro tinggi.

"Panen hari ini kemungkinan akan ada penurunan karena faktor cuaca ekstrem. Tetapi sedikit antara Rp 200 sampai Rp 300 per kilogramnya, dan harga terendah nanti kami prediksi masih Rp 4.800 per kilogram," terangnya.

Dia menambahkan, lahan Desa Pucangarum yang hari ini panen seluas 277 hektare. Selain Desa Pucangarum, di Kecamatan Baureno ada Desa Lebaksari, Kadungrejo, Kauman, Karangdayu, dan Pomahan yang juga panen raya.

Sementara di Kecamatan Kanor, sejumlah desa juga panen. Di antaranya Desa Kedungprimpen, Gedongarum, Temu, Prigi, Pilang, Semambung, dan Desa Kanor serta beberapa desa lain yang tersebar di aliran Sungai Bengawan Solo.

"Desa Pucangarum mengawali panen karena tanamnya mmaj. Untuk serentak panen raya kemungkinan dua minggu lagi," papar Sanawi.

Dia menambahkan, kualitas panenan hari ini menurun 20 persen karena faktor musim hujan. Selain itu banyaknya hama dan kurangnya sinar matahari sehingga padi kurang tumbuh maksimal.

Kadir (54) salah seorang petani menambahkan, pasca panen musim hujan ini dia bersama petani lainnya akan langsung melakukan tanam padi lagi. Sebab, cuaca hujan tahun ini diperkirakan tidak begitu ekstrem yang berdampak pada banjir Sungai Bengawan Solo.

"Tetapi masih nunggu koordinasi dahulu dengan pengurus HIPPA dan desa lainnya. Tapi kemungkinan tanam lagi," ujarnya menambahkan. (nur/rd)

Polda Jatim Gerebek Pabrik Makanan Ringan Berbahan Tawas dan Bumbu Kadaluarsa di Sidoarjo
Jumat, 15 Maret 2019 05:14 WIB
SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Tim Satgas Pangan Polda Jatim menggerebek pabrik produksi makanan ringan (snack) di Dusun Dodokan, Desa Tanjungsari, Taman, Sidoarjo, Kamis (14/3). Dalam penggerebekan ditemukan bahan baku berbahaya dan kadaluarsa y...
Selasa, 19 Februari 2019 16:59 WIB
BANGSAONLINE.com - Februari udah mau abis aja nih... Saygon Waterpark punya banyak banget promo menarik buat kalian di bulan Februari ini. Ayo... jangan sampai ketinggalan ya...1. Romantic Moment, Berdua Lebih HematBuat kalian yang dateng berdua sama...
H. Suparto Wijoyo
Rabu, 20 Maret 2019 10:57 WIB
Oleh: H. Suparto Wijoyo*PAPUA menghadirkan duka pada saat yang nyaris setarikan nafas panjang atas tragedi yang menimpa Jamaah shalat Jumat di Masjid An Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019. 49 orang tewas akibat pemberondongan...
Sabtu, 23 Maret 2019 12:18 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag29. Walaa taj’al yadaka maghluulatan ilaa ‘unuqika walaa tabsuthhaa kulla albasthi fataq’uda maluuman mahsuuraanDan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengul...
Dr. KH. Imam Ghazali Said.
Jumat, 01 Februari 2019 11:02 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...