Bikin tersandung. Bouwplank yang masih tertancap di dekat lapak kontainer milik Wiwik. Foto: Hendro Suhartono.
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com – Wiwik, salah satu pemilik lapak Josenan mengeluh karena bowplank (balok kayu yang melintang) di dekat lapaknya menyebabkan pelanggannya hampir jatuh karena tersandung bouwplank.
Bouwplank itu didirikan sebagai fondasi pembangunan gedung Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Josenan yang saat ini dihentikan sementara hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Wiwik menceritakan, saat itu hari masih petang, karena ia harus mempersiapkan jualannya terlebih dahulu. Namun, saat ada pembeli, pelanggan tersebut sempat mau terjatuh karena tersandung bouwplank di dekat kontainer tempat lapak Wiwik.
“Enek ibu-ibu rodo sepuh kesandung kayune, gek cedak kompor, meh ae kenek wajane (ada ibu-ibu agak sepuh tersandung kayunya, dekat kompor, hampir saja kena wajan penggorengan),” kata Wiwik, Jumat (10/4/2026).
Wiwik telah minta saran pada Arif, salah satu warga yang sempat menolak berdirinya gedung KKMP di lapangan, agar bouwplank dicabut.
Saat dikonfirmasi, Arif membenarkan adanya kejadian tersebut dan dirinya juga telah meminta izin kepada Kepala Kelurahan Josenan.
“Memang benar sempat ada kejadian itu, maka dari itu saya juga minta ijin untuk mencabut sebagian kayu yang ada di depan para pelapak biar tidak mengganggu aktifitas di sana,” terang Arif.
Arif juga menambahkan bahwa dirinya juga sudah bertanya tentang keberadaan patok bouwplank akan tertancap, dan jawaban yang ia terima adalah belum bisa dipastikan waktunya. (dro/msn)

























