Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, saat memberi keterangan ke awak media. Foto: HENDRO SUHARTONO/BANGSAONLINE
KOTA MADIUN, BANGSAONLINE.com - Keberadaan bouwplank pembangunan KKMP (Koperasi Kelurahan Merah Putih) di lapangan Kelurahan Josenan, Kecamatan Taman, masih menimbulkan ketidakpastian. Kondisi itu membuat masyarakat yang menggunakan lapangan harus berhati-hati.
Perwakilan warga sempat menanyakan batas waktu pemberhentian sementara, namun Lurah Josenan belum dapat memastikan. Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun, saat ditanya terkait adanya aktivitas olahraga siswa yang terganggu, menyatakan belum menerima laporan resmi.
BACA JUGA:
- KAI Daop 7 Madiun dan Bank Jatim Jalin Kerja Sama, Optimalisasi Layanan dan Aset
- Gubernur Khofifah Tinjau Proses Ambil Pin dan Verifikasi Data Calon Murid di 2 Sekolah Madiun
- Gelar Senam Rutin dan Cek Kesehatan, Pemdes Sangen Madiun Jaga Kebugaran Warga Lansia
- JKN Bikin Tenang Jelang Persalinan, Ibu asal Madiun ini Tak Lagi Khawatir Soal Biaya Kesehatan
“Kalau yang ini laporannya belum masuk ke saya. Coba saya nanya ke lurah dahulu,” ujarnya, Kamis (16/4/2026).
Disebutkan pula bahwa tindak lanjut akan dikomunikasikan dengan Agrinas dan pengurus kelurahan.
“Nanti akan dikomunikasikan antara Agrinas dan temen-temen di kelurahan. Saat ini masih didiskusikan,” katanya.
Ia juga menegaskan keperuntukan lapangan masih perlu diteliti lebih lanjut.
“Data secara aturan lapangan itu untuk olahraga secara dokumen saya belum cek. Nanti akan kita cek,” pungkasnya. (dro/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




