Bantuan gerobak kepada 24 PKL terdampak relokasi dari Jalan Joyoboyo dan Jalan Patiunus, Kota Kediri. Foto: Ist
"Harapannya tahun depan sudah tidak ada wilayah yang banjir di Kota Kediri," ucapnya.
Ia juga mengingatkan semua pihak agar kompak membangun Kota Kediri.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam membangun Kota Kediri. Saya mohon dukungan dari semua pihak. Mari kita bergotong-royong membangun kota kita tercinta," imbuhnya.
Salah satu penerima bantuan, Triyo Warseno, pedagang kopi dan makanan, mengaku bersyukur.
"Alhamdulillah bersyukur. Semoga nanti semakin ramai. Setelah dibongkar kemarin saya berjualan di rumah," akunya.
Syafiardi, pedagang nasi padang yang sebelumnya berjualan di Jalan Joyoboyo, juga menyampaikan harapannya.
"Terima kasih Mbak Wali atas bantuan modal yang diberikan. Semoga di tempat baru nanti semua berjalan lancar seperti keinginan kami dan Pemerintah Kota Kediri," katanya. (uji/mar)
Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh. Ridwan, menambahkan bahwa PKL yang direlokasi akan berjualan di luar jam operasi pasar. "Penerima bantuan modal berupa rombong ada 24. Lalu untuk bansos itu bagi yang kurang mampu ada 17 orang," imbuhnya. (uji/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




