Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember, Arif Liyantono, saat memberi keterangan ke awak media.
JEMBER, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jember terus menunjukkan komitmennya dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan, khususnya ruas jalan dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat yang tersebar di 31 kecamatan.
Perbaikan saat ini dimulai dari jalan dengan kerusakan ringan di bawah 20 persen, yang ditangani oleh Unit Reaksi Cepat (URC).
BACA JUGA:
- Gus Fawait Raih Penghargaan di HPN 2026
- RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Dokter Spesialis, Gus Fawait: Layanan Setara di Surabaya
- Hapus Denda Pajak hingga 30 Juni 2026, Gus Fawait: Warga Tetap Wajib Bayar Pokok Pajak
- Targetkan Renovasi 1.000 RTLH pada 2026, Gus Fawait Galakkan Program Pengentasan Kemiskinan
Sedangkan untuk proyek jalan berskala besar, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Jember tengah melakukan uji coba kualitas aspal dari sejumlah Asphalt Mixing Plant (AMP) lokal.
Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Jember, Arif Liyantono, menyampaikan bahwa 6 AMP telah mengajukan diri untuk digunakan dalam proyek perbaikan jalan. Namun, baru 3 di antaranya yang lolos uji Design Mix Formula (DMF).
“Saat ini ada enam AMP yang sudah mengajukan untuk digunakan, namun baru tiga yang lulus uji Design Mix Formula (DMF),” ujarnya saat ditemui di Jalan Manggar, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, Kamis (7/8/2025).
Ia menjelaskan, uji coba ini merupakan tahap awal untuk memastikan kualitas bahan aspal sesuai standar sebelum proyek dimulai. Arif juga membuka peluang bagi AMP lain untuk ikut berpartisipasi, mengingat kebutuhan material jalan di Jember sangat besar.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




