Rabu, 15 Juli 2020 15:00

Tuntut Dekan Diganti, Puluhan Dosen FK UNIK Kediri Mogok Mengajar

Jumat, 16 Oktober 2015 17:18 WIB
Tuntut Dekan Diganti, Puluhan Dosen FK UNIK Kediri Mogok Mengajar
Beberapa doses UNIK hanya duduk-duduk di lobi tidak menjalankan aktivitasnya untuk mengajar. Inset: Ketua Pembina Yayasan UNIK Heru Marwanto. foto: arif kurniawan/BANGSAONLINE

KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Sekitar 70 Dosen Universitas Kadiri (UNIK) Kota Kediri Fakultas Kesehatan menggelar aksi mogok mengajar. Hal itu dilakukan, karena pihak yayasan maupun Rektorat tidak segera mengganti dekan mereka.

Susmiati salah satu dosen UNIK Fakultas Kesehatan mengatakan bahwa saat ini para dosen dosen sudah tidak cocok lagi dengan dekan, karena aspirasi dari dosen tak pernah ditanggapi. “Kami semua sudah tidak cocok lagi dengan dekan yang bernama Eva Dwi Ramayanti yang terlalu otoriter serta aspirasi kami tak pernahh ditanggapi,” kata Susmiati ditemui lobi UNIK, Jumat (16/10).

Susmianti juga mengaku jika para dosen sudah pernah mengajak Dekan untuk berdiskusi dan kordinasi, namun jawaban yang diterima dosen dari pihak dekan justru sebaliknya. ”Dekan malah menjawab bila kampus bukan tempat curhat dan lain sebagainya, jawab dekan pada waktu itu,” cetus Susmiati.

Para dosen, kata Susmiati, juga mengancam bila masalah tersebut sampai berlarut larut dan pihak yayasan serta menajemen universitas tak segera menyelesaikan, mereka akan melakukan aksi mogok mengajar.

Terpisah, Ketua Pembina Yayasan Heru Marwanto yang menerima perwakilan dosen untuk diajak berdiskusi mengatakan, bila permasalahan tersebut hanya miss komunikasi saja. “Dekan Eva dari fakultas kesehatan sudah per 3 oktober lalu sudah habis masa kepemimpinanya sebagai dekan, dan tidak mau menjabat lagi sebagai dekan,” kata Heru usai menggelar pertemuan dengan perwakilan dosen.

Saat ini, kata Heru, pihak Universitas serta yayasan masih mencari pengganti dekan Eva, karena saat dipilih lagi yang bersangkutan sudah tidak lagi sanggup dan memilih mengundurkan diri. “Dekan Eva saat ini lebih fokus pada kehamilanya, dan tidak sanggup lagi menjadi dekan,” kata Heru.

Sementara itu, disinggung soal isu yang berkembang di para dosen bila dekan Eva justru didefinitifkan oleh pihak yayasan dan Universitas, setelah statusnya Plt selama satu tahun, Heru mengelak dengan jawaban SK dari universitas belum ada bila dekan Eva didefinitifkan. “Kalau memang ditetapkan, maka ada SK-nya. Kami belum pernah membuat SK pengangkatan,” ujarnya. (rif/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Senin, 13 Juli 2020 23:23 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Rabu, 15 Juli 2020 12:17 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...