Dinas Perhubungan Kota Batu saat melakukan uji kelayakan atau ramp check salah satu bus.
Menurutnya, semua pasti menginginkan untuk memberikan kenyamanan, baik bagi wisatawan maupun masyarakat Kota Batu.
"Sehingga mereka bisa tenang beraktivitas di jalan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut melibat bus pariwisata Sakhindra Trans terjadi di Kota Batu pada Rabu (8/1/2025) lalu. Insiden itu menyebabkan 4 orang tewas dan 10 orang lainnya luka-luka.
Berdasarkan pemeriksaan usai kecelakaan, bus bernopol DK-7942-GB yang dikemudikan MAS itu mengalami rem blong akibat kampas depan baik bagian kanan maupun kiri telah aus alias tipis.
Selain itu, tromol depan bagian kanan dan kiri kondisinya juga bergelombang. Tidak hanya itu, indikator tekanan rem angin juga mengalami masalah. (btu/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




